Unicef Mengirim Buku Usang Pelajaran ke Aceh

Puluhan buku yang dikirim umumnya sudah tidak sesuai dengan sistem kurikulum berbasis kompetensi yang digariskan Depdiknas. Unicef berjanji menggantikan buku tersebut dengan buku yang sesuai kurikulum.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Maret 2005, 08:58 WIB
Liputan6.com, Banda Aceh: Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendanaan Anak-Anak (Unicef) mengirim puluhan ribu buku pelajaran ke Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Sayangnya, buku-buku ini umumnya sudah tidak sesuai dengan sistem kurikulum berbasis kompetensi yang digariskan Departemen Pendidikan Nasional. Bantuan tersebut diterima sejumlah anak di Banda Aceh, NAD, baru-baru ini.

Materi buku terbitan Balai Pustaka ini masih menganut sistem catur wulan, bukan sistem semester yang sedang berlaku saat ini. Para guru mengaku kesulitan menjalankan garis besar program pengajaran akibat tuntutan kurikulum tidak sesuai dengan materi yang ada dalam buku.

Karena tak memiliki buku lain yang sesuai dengan kurikulum, Kepala Sekolah Dasar 67 Banda Aceh Kamaliah Syamaun mengaku terpaksa menggunakan buku tersebut. Hanya, ia mengharapkan Unicef bisa menggantikan dengan buku lain yang sesuai dengan kurikulum.

Juru bicara Unicef di Aceh Lely menyanggupi tuntutan untuk mengganti buku tersebut dengan bacaan yang sesuai dengan kurikulum. Namun ia berharap buku yang terlanjur dibagikan dapat dijadikan pelengkap setelah buku baru didatangkan ke sekolah yang terkena Tsunami.(AWD/Mukhtarudin Yacob)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya