Tentara Membuka Jalan Banda Aceh-Meulaboh

Jalur sepanjang 240 kilometer telah terbuka sepanjang 150 km antara Meulaboh-Calang. Rencananya, pekerjaan ini selesai akhir Maret mendatang bersamaan dengan berakhirnya masa Tanggap Darurat.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 Februari 2005, 09:15 WIB
Liputan6.com, Meulaboh: Pasukan TNI Angkatan Darat membuka kembali jalan sepanjang 240 kilometer yang menghubungkan Banda Aceh-Meulaboh, Nanggroe Aceh Darussalam. Hingga Senin (21/2), jalur ini telah terbuka sepanjang 150 kilometer antara Meulaboh dan Calang. Selain itu, 30 dari 53 jembatan yang berada di jalur tersebut telah tersambung kembali. Sementara jalur Lamno, penghubung Calang-Banda Aceh, yang terparah terkena Tsunami belum rampung. Tentara terpaksa membuat jalan melingkar sepanjang 25 km untuk menghubungkan jalur tersebut.

Bukan cuma medan yang sulit yang membuat repot pelaksanaan tugas ini. Hadangan yang dilakukan kelompok bersenjata selalu terjadi. Menjelang dibuka Program TNI Manunggal Membangun Desa, kontak senjata telah tiga kali terjadi. Salah satunya melukai Prajurit Kepala Susanto di bagian perut saat mengejar sekelompok orang bersenjata [baca: Rombongan Ryamizard Ryacudu Diserang GAM]. Namun, menurut rencana, semua pekerjaan ini harus selesai pada akhir Maret mendatang bersamaan dengan berakhirnya masa Tanggap Darurat.

Pembersihan Aceh dari sisa Tsunami tak hanya dilakukan anggota TNI. Di Banda Aceh, puluhan tentara Australia berusaha memindahkan kapal motor berbobot 30 ton yang berada di pasar ikan ke sungai. Namun, ketiadaan alat berat membuat mereka kesulitan. Tugas ini dihentikan setelah pembersihan berlangsung sejam menggunakan balok dan batang kelapa. Menurut rencana, pekerjaan ini akan diselesaikan hari ini.(AWD/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya