Anggi dan Angeli Diberangkatkan ke Singapura

Bayi kembar siam Anggi dan Angeli diterbangkan ke Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, untuk operasi pemisahan. Operasi ini dilakukan agar kelak bayi kembar siam ini tak menderita seumur hidup.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Februari 2005, 20:13 WIB
Liputan6.com, Medan: Anggi dan Angeli, bayi kembar siam asal Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, direncanakan diterbangkan ke Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, Sabtu (12/2). Keberangkatan ke Negeri Singa dilakukan setelah kedua bayi gagal dipisahkan di rumah sakit di Tanah Air. Dikabarkan, seluruh biaya pemisahan di Singapura ini ditanggung seorang tokoh asal Medan, Oloan Panggabean.

Menurut ibu kedua bayi, Neng Harmaini, operasi pemisahan dilakukan agar kedua anaknya kelak tak menderita seumur hidup. Sebagai ibu, Neng mengaku tak bisa membayangkan penderitaan mereka selamanya. Itulah sebabnya, Neng dan suaminya langsung setuju setelah mendapat tawaran mengirimkan buah hatinya dioperasi di Singapura.

Sebelumnya, Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, Jakarta Pusat, dan RSUD dokter Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, menolak melakukan operasi pemisahan. Alasannya, operasi itu berisiko tinggi dan bisa menyebabkan kematian. Anggi dan Angeli memiliki kelainan, yakni dempet pada panggul yang menyebabkan keduanya tak bisa berdiri dan duduk. Bayi kembar ini lahir tak sempurna dengan kaki hanya tiga serta memiliki satu ginjal, satu kandung kemih, satu saluran pembuangan air seni, serta kelainan jantung dan kelainan usus [baca: Angie-Angelie Ditampung di Mes Pemda Simalungun].(ORS/Chaerul Dharma dan Cuk Arbianto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya