Kapten Kapal Pemecah Es Guedez Pensiun

Setelah bertugas selama 15 tahun sebagai kapten kapal khusus pemecah es, Yves Guedez memutuskan untuk pensiun. Ekspedisi terakhirnya adalah membawa sejumlah ilmuwan Australia bersama Kapal L`astrolabe.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Februari 2005, 07:42 WIB
Liputan6.com, Antartika: Salah satu profesi yang langka adalah menjadi seorang kapten kapal pemecah es. Profesi ini tak hanya menuntut kemampuan navigasi tapi juga kesabaran dan konsentrasi tinggi. Kapten Yves Guedez adalah satu dari sedikit kapten kapal khusus pemecah es yang kerap melayari perairan berbahaya di lautan bumi belahan selatan.

Selama 15 tahun, Guedez menyusuri perairan penuh es yang sulit ditebak dan sering menghabiskan musim panasnya di pangkalan Prancis di daerah Kutub Selatan. Guedez akhirnya memutuskan pensiun. Ekspedisi terakhirnya bersama Kapal L`astrolabe adalah membawa sejumlah ilmuwan Australia yang mengadakan penelitian mengenai perubahan iklim Kutub Selatan.

Menurut Guedez, profesinya itu membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi bahkan hingga 24 jam penuh. Sebab, gerakan kapal yang salah bisa membawa masalah serius. Meski teknologi satelit memudahkan kerja, pengetahuan navigasi dengan menggunakan matahari dan bintang tetap diperlukan.

Kesabaran pun sangat penting dalam seiap misi perjalanan. Karena sekali terjebak dalam es kapal akan sulit keluar. Guedez mengaku pernah terjebak di es padat selama lebih dari 30 hari tanpa bisa berbuat apa apa selain menunggu es pecah dengan sendirinya. Saat itulah kesabarannya diuji.(TOZ/Uri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya