Kebakaran Hutan di Riau Belum Padam

Sejumlah titik api dalam skala besar berada di Desa Sepahat dan Desa Bukit Sembilan, Kecamatan Bukit Batu. Angin kencang dari arah laut dan terbakarnya lahan gambut menyulitkan petugas pemadam mematikan api.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 Februari 2005, 08:03 WIB
Liputan6.com, Bengkalis: Kebakaran hutan akasia milik PT Mapala Rabda di kawasan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau hingga pekan ketiga masih belum padam. Amukan si jago merah yang diperkirakan telah menghanguskan tiga hektare hutan akasia telah memperburuk kondisi cuaca di Riau Daratan [baca: Kabut Asap Menyelimuti Medan dan Pekanbaru].

Sejumlah titik api dalam skala besar berada di Desa Sepahat dan Desa Bukit Sembilan, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Berbagai upaya pemadaman api dilakukan, termasuk membuat hujan buatan. Tak tertinggal upaya membuat sejumlah parit dengan tujuan memblokade melebarnya amukan api dan menebangi pohon-pohon akasia. Namun semua upaya itu tak membuahkan hasil optimal.

Kendala itu diakui pihak perusahaan pemadam kebakaran. Sekitar 500 petugas pemadam kebakaran bahkan menemui kesulitan mematikan api dikarenakan angin kencang yang berembus dari arah laut. Kesulitan memadamkan api bertambah dikarenakan sejauh ini api juga telah membakar lahan gambut. Kerugian dari musibah diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Amukan si jago merah juga melanda Pasar Sentral Kota Poso, Sulawesi Tengah, Jumat kemarin sekitar pukul 03.00 WITA. Ratusan kios yang terletak di Jalan Sumatera itu hangus dilalap api. Puluhan pemilik kios dan rumah toko berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka dari kebakaran. Namun, sebagian besar lainnya cuma bisa pasrah melihat tempat usaha milik mereka musnah terbakar. Kerugian akibat musibah ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran berawal dari sebuah bangunan los ikan. Tak lama kemudian, dalam waktu sekejap api membesar dan dengan cepat menjalar ke los lainnya. Hampir seluruh bangunan pasar berjarak sekitar dua ratus meter dari Markas Kepolisian Resor Poso ludes dijilat si jago merah.

Pihak Dinas Pemadam Kebakaran setempat menerjunkan beberapa unit mobil pemadam. Akhirnya kobaran api baru bisa dikuasai sekitar dua jam kemudian.(AIS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya