<i>Wow</i>...Lezatnya Manisan Rumput Laut

Bahan baku rumput laut diperoleh Maria Singgih dari Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Dua merek manisan rumput laut yang dipasarkan Maria bernama Geres-Gres dan Katoni dengan bermacam-macam rasa.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 Januari 2005, 14:22 WIB
Liputan6.com, Depok: Pemanfatan rumput laut di Indonesia dibanding negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang masih terbilang terbatas. Salah satu pengusaha yang memilih terjun ke bisnis ini adalah Maria Singgih. Ia mulai memperkenalkan manisan dari rumput laut. Hal itu dilakukan menyusul sukses sebelumnya, yakni manisan kolang-kaling dan lidah buaya di pasaran.

Maria memulai usahanya di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Usaha manisan rumput laut ini sudah Maria rintis selama 10 tahun. Berbekal obsesi agar kudapan asli Indonesia dikenal masyarakat luas, Maria tekun mengembangkan kolang-kaling, lidah buaya, dan rumput laut menjadi penganan yang bisa dikonsumsi tanpa bahan pengawet. "Saya perhatikan rumput laut ini baik sekali, gizinya sangat tinggi," ujar Maria di Depok, baru-baru ini.

Bahan baku rumput laut diperoleh Maria dari Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Soal pembuatannya, cukup sederhana. Setelah dibersihkan, rumput laut itu kemudian direndam selama beberapa jam. Selanjutnya, bahan baku tadi diberi gula khusus impor dan diproses menjadi manisan lalu dikemas ke dalam plastik berbagai ukuran. Mulai yang 300 gram, 400 g, dan cup ukuran 250 g.

Usaha yang dirintis Maria pun berkembang. Kini, ia telah meluncurkan dua merek manisan rumput laut: Geres-Gres dan Katoni. Variasinya bermacam-macam pula, antara lain rumput laut fresh (rumput laut yang siap diolah menjadi berbagai masakan) dan manisan rumput laut dengan cita rasa frambozen, leci, melon, dan cocopandan.

Adapun soal rasa, produk manisan Maria telah diacungi jempol sejumlah konsumen. Corry Tampubolon, misalnya. "Yang paling saya suka dari Katoni ialah tidak mengandung bahan pengawet dan tak mengandung gula buatan," ujar Corry.

Keberhasilan Maria selama ini tak lepas dari dukungan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kota Depok yang membantu mengarahkan promosi dan investasi. Hal ini diakui Dwi, dari Disperindag di Bidang Investasi dan Promosi. "Disperindag berusaha berikan bantuan misalnya untuk bantuan permodalan, pelatihan-pelatihan manajemen kemudian pemasaran," kata Dwi menjelaskan.

Soal produktivitas pun tak diragukan lagi. Dalam satu bulan, Maria yang dibantu 13 karyawannya mampu membuat hingga 40 ribu kemasan. Produk-produknya itu kemudian didistribusikan ke pasar swlayan maupun hypermarket di seluruh Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Usaha yang ditempuh Maria ini memberikan dampak positif bagi lingkungannya. Selain membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, Maria memberi nilai tambah bagi tanaman yang sepintas dipandang sebelah mata oleh banyak orang.(AIS/Tim Usaha Anda)

Rumput Laut:

Maria Singgih
Perumahan Sawangan Permai Nomor 50 B
RT 002/RW 09
Kelurahan Sawangan Baru
Depok, Jawa Barat
Telepon : (0251) 615121
Mobile: 0817-163745

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya