Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Nanggroe Aceh Darussalam, baru-baru ini, sudah mulai beroperasi kembali. Di antaranya adalah PT Perusahaan Listrik Negara, Perusahaan Tambang dan Minyak Negara, Badan Urusan Logistik, Telkom, Indosat, Telkomsel, dan Angkasa Pura.
Tak semua BUMN mulai beroperasi. PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Asean Aceh Fertilizer yang terletak di Aceh Utara belum bisa beroperasi karena masih dalam proses perbaikan. Dalam waktu dekat, bantuan gas untuk PT Pupuk Iskandar Muda akan segera disalurkan. Pasalnya, Menteri BUMN Sugiharto telah menandatangani kontrak dengan BP Migas pada pekan silam.
Pertamina juga akan mengurangi ekspor gas alam cair (LNG) ke Jepang dan Korea Selatan sebanyak 30 kargo pada tahun ini. Pengurangan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan gas dalam negeri terutama bagi Pabrik Pupuk Iskandar Muda yang saat ini masih kekurangan pasokan gas alam cair [baca: Serikat Pekerja BUMN Menolak Kenaikan Harga BBM].
Akibat gempa dan amukan gelombang Tsunami yang menerjang Tanah Rencong membuat beberapa BUMN mengalami kerusakan yang cukup parah. Sebagian BUMN tersebut tak bisa beroperasi dalam beberapa hari. Meski banyak yang rusak, hingga kini pihak BUMN belum mengetahui jumlah kerugian materi yang diderita.
Menurut Sugiharto, pihaknya telah menerima laporan kerugian dari beberapa BUMN di Serambi Mekah, namum kerugian belum bisa dipastikan. Hal itu disebabkan masih ada beberapa daerah yang belum dapat dijangkau. Sugiharto menambahkan, pihaknya akan secepatnya memproses laporan-laporan itu.(JUM/Nur Syarifa dan Gatot)
Tak semua BUMN mulai beroperasi. PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Asean Aceh Fertilizer yang terletak di Aceh Utara belum bisa beroperasi karena masih dalam proses perbaikan. Dalam waktu dekat, bantuan gas untuk PT Pupuk Iskandar Muda akan segera disalurkan. Pasalnya, Menteri BUMN Sugiharto telah menandatangani kontrak dengan BP Migas pada pekan silam.
Pertamina juga akan mengurangi ekspor gas alam cair (LNG) ke Jepang dan Korea Selatan sebanyak 30 kargo pada tahun ini. Pengurangan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan gas dalam negeri terutama bagi Pabrik Pupuk Iskandar Muda yang saat ini masih kekurangan pasokan gas alam cair [baca: Serikat Pekerja BUMN Menolak Kenaikan Harga BBM].
Akibat gempa dan amukan gelombang Tsunami yang menerjang Tanah Rencong membuat beberapa BUMN mengalami kerusakan yang cukup parah. Sebagian BUMN tersebut tak bisa beroperasi dalam beberapa hari. Meski banyak yang rusak, hingga kini pihak BUMN belum mengetahui jumlah kerugian materi yang diderita.
Menurut Sugiharto, pihaknya telah menerima laporan kerugian dari beberapa BUMN di Serambi Mekah, namum kerugian belum bisa dipastikan. Hal itu disebabkan masih ada beberapa daerah yang belum dapat dijangkau. Sugiharto menambahkan, pihaknya akan secepatnya memproses laporan-laporan itu.(JUM/Nur Syarifa dan Gatot)