Liputan6.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengadakan pertemuan dengan stafnya di Jakarta, Jumat (19/11). Rapat juga dihadiri anggota Komisi Nasional Perlindungan Anak. Pertemuan ini digelar untuk mendengarkan laporan mengenai pengosongan Gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri 56, Melawai, Jakarta Selatan.
Pemerintah DKI akan bekerja sama dengan Komnas Perlindungan Anak untuk membuka pendaftaran bridging school, berupa pembekalan materi dan matrikulasi untuk mantan pelajar SMPN 56 Melawai. Hingga kini, Gedung SMPN 56 Melawai masih dijaga sekitar 150 anggota Satuan Polisi Pamong Praja DKI. Mereka berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan unjuk rasa atau gangguan keamanan terhadap proses eksekusi gedung sekolah [baca: SMPN 56 Melawai Masih Dikawal Satpol PP DKI].(DNP/Cindy Agustina dan Agung Nugroho)
Pemerintah DKI akan bekerja sama dengan Komnas Perlindungan Anak untuk membuka pendaftaran bridging school, berupa pembekalan materi dan matrikulasi untuk mantan pelajar SMPN 56 Melawai. Hingga kini, Gedung SMPN 56 Melawai masih dijaga sekitar 150 anggota Satuan Polisi Pamong Praja DKI. Mereka berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan unjuk rasa atau gangguan keamanan terhadap proses eksekusi gedung sekolah [baca: SMPN 56 Melawai Masih Dikawal Satpol PP DKI].(DNP/Cindy Agustina dan Agung Nugroho)