SMPN 56 Melawai Dikosongkan

Pengosongan bangunan SMPN 56 Melawai, Jaksel, yang dilakukan para petugas trantib dan satpol pp DKI sempat dihalangi sembilan pemuda yang mengaku almunus SMPN itu. Aksi berjalan lancar setelah bernegosiasi.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 November 2004, 14:52 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Aparat Pemerintah DKI Jakarta mengosongkan bangunan Sekolah Menengah Umum Negeri 56 Melawai, Jakarta Selatan, Rabu (17/11). Kendati proses kasus tukar guling SMPN ini belum selesai. Namun, pengosongan yang dilakukan sekitar 400 petugas gabungan dari ketenteraman dan ketertiban (trantib), satuan polisi pamong praja (satpol pp) serta perlindungan masyarakat (linmas) DKI ini sempat berlangsung tegang.

Suasana panas saat sembilan pemuda yang mengaku alumnus SMPN 56 menolak membukakan gembok pintu gerbang untuk petugas. Para petugas trantib dan linmas sempat beradu mulut di depan gerbang sekolah. Setelah bernegoisasi selama 30 menit, para alumni akhirnya bersedia membukakan pintu gerbang. Para petugas langsung mengeluarkan meja, bangku, lemari buku, dan peralatan belajar mengajar dari dalam kelas.

Proses ini berlangsung lancar. Sebelumnya, aksi ini selalu terganjal unjuk rasa. Demonstrasi selalu datang dari para guru dan orang tua murid [baca: Polisi dan Guru SMPN 56 Nyaris Bentrok].(OZI/Aldrian dan Erwin Arief)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya