Liputan6.com, Jakarta: Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Ryamizard Ryacudu, Ahad (14/11), memilih salat Idul Fitri dengan para prajurit di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Selama di Aceh, KSAD juga mengadakan pertemuan tertutup di Markas Komando Resor Militer Lila Wangsa. Ryamizard berangkat ke Aceh Sabtu siang dengan menggunakan pesawat Hercules.
Di Banda Aceh, Ryamizard disambut Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Endang Suwarya. Sedangkan para prajurit mengaku terhibur dengan kedatangan KSAD di tengah-tengah mereka yang tidak bisa pulang karena bertugas.
Pelaksanaan salat Id yang digelar Lembaga Pemasyarakatan Krobokan, Denpasar, Bali, tahun ini jauh berbeda. Narapidana Kasus Bom Bali, Imam Samudra dan kawan-kawannya menolak salat bersama. Mereka lebih memilih salat di sel masing-masing daripada di aula. Mereka beralasan aula sebelumnya pernah dipakai untuk perayaan Natal umat nasrani.
Seperti pada tahun sebelumnya setiap hari raya, penghuni penjara selalu mendapatkan remisi. Pada tahun ini napi yang mendapat remisi sebanyak 204 orang di antaranya terpidana Kasus Bom Bali dari kelompok Solo dan Serang. Mereka mendapat remisi antara 15 sampai satu bulan 15 hari. Sedangkan terpidana seumur hidup dan hukuman mati tidak mendapatkan remisi.
Secara keseluruhan, pelaksanaan salat Id di beberapa daerah di Tanah Air berlangsung lancar dan khidmat. Umat muslim di Kota Cirebon, Jawa Barat, memadati Lapangan Kejaksaan yang merupakan salah satu pusat pelaksanaan salat Id selain Masjid Agung. Cuaca cerah membuat tingginya antusiasme umat muslim untuk menjalankan ibadah. Bahkan Lapangan Kejaksan sampai tidak dapat menampung melubernya warga Kota Cirebon yang mengikuti salat Id.
Di Yogyakarta, salat Id dipusatkan di alun-alun Utara kota di kompleks keraton. Jumlah jemaah salat kali ini terlihat lebih banyak menyusul tidak adanya perbedaan penetapan hari raya baik oleh Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama serta pemerintah. Sejumlah pejabat setempat seperti Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Bowono X, Kepala Kepolisian Daerah DIY Brigadir Jenderal Polisi Sudirman, dan Sri Paku Alam IX, tampak hadir.
Sedangkan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, salat Id digelar di Bundaran Besar Palangkaraya. Warga lebih memilih salat di tempat terbuka ketimbang di Masjid Agung. Bertindak sebagai khatib dalam salat itu adalah Gubernur Kalteng Asmawi Agani.
Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, salat Id dipusatkan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dalam khotbahnya, Kiai Haji Ahmad Bakri mengingatkan umat Islam untuk menggali hakikat yang terkandung dalam ibadah Ramadan. Ramadan bukan saja untuk mempererat hubungan dengan Sang Pencipta tapi juga hubungan kasih sayang sesama manusia.
Sementara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, salat Id dipusatkan di Masjid Al-Markaz. Mantan Rektor Institut Agama Islam Alauddin Azhar Arsyad bertindak selaku khatib. Dalam doa yang dipimpin imam Mahmud Abbas mereka memanjatkan doa keselamatan akhirat untuk arwah tokoh terbaik Sulsel Jenderal M. Yusuf. Doa tersebut sebagai bentuk penghormatan jemaah di hari fitri kepada almarhum yang juga pendiri masjid megah itu.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)
Di Banda Aceh, Ryamizard disambut Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Endang Suwarya. Sedangkan para prajurit mengaku terhibur dengan kedatangan KSAD di tengah-tengah mereka yang tidak bisa pulang karena bertugas.
Pelaksanaan salat Id yang digelar Lembaga Pemasyarakatan Krobokan, Denpasar, Bali, tahun ini jauh berbeda. Narapidana Kasus Bom Bali, Imam Samudra dan kawan-kawannya menolak salat bersama. Mereka lebih memilih salat di sel masing-masing daripada di aula. Mereka beralasan aula sebelumnya pernah dipakai untuk perayaan Natal umat nasrani.
Seperti pada tahun sebelumnya setiap hari raya, penghuni penjara selalu mendapatkan remisi. Pada tahun ini napi yang mendapat remisi sebanyak 204 orang di antaranya terpidana Kasus Bom Bali dari kelompok Solo dan Serang. Mereka mendapat remisi antara 15 sampai satu bulan 15 hari. Sedangkan terpidana seumur hidup dan hukuman mati tidak mendapatkan remisi.
Secara keseluruhan, pelaksanaan salat Id di beberapa daerah di Tanah Air berlangsung lancar dan khidmat. Umat muslim di Kota Cirebon, Jawa Barat, memadati Lapangan Kejaksaan yang merupakan salah satu pusat pelaksanaan salat Id selain Masjid Agung. Cuaca cerah membuat tingginya antusiasme umat muslim untuk menjalankan ibadah. Bahkan Lapangan Kejaksan sampai tidak dapat menampung melubernya warga Kota Cirebon yang mengikuti salat Id.
Di Yogyakarta, salat Id dipusatkan di alun-alun Utara kota di kompleks keraton. Jumlah jemaah salat kali ini terlihat lebih banyak menyusul tidak adanya perbedaan penetapan hari raya baik oleh Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama serta pemerintah. Sejumlah pejabat setempat seperti Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Bowono X, Kepala Kepolisian Daerah DIY Brigadir Jenderal Polisi Sudirman, dan Sri Paku Alam IX, tampak hadir.
Sedangkan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, salat Id digelar di Bundaran Besar Palangkaraya. Warga lebih memilih salat di tempat terbuka ketimbang di Masjid Agung. Bertindak sebagai khatib dalam salat itu adalah Gubernur Kalteng Asmawi Agani.
Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, salat Id dipusatkan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dalam khotbahnya, Kiai Haji Ahmad Bakri mengingatkan umat Islam untuk menggali hakikat yang terkandung dalam ibadah Ramadan. Ramadan bukan saja untuk mempererat hubungan dengan Sang Pencipta tapi juga hubungan kasih sayang sesama manusia.
Sementara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, salat Id dipusatkan di Masjid Al-Markaz. Mantan Rektor Institut Agama Islam Alauddin Azhar Arsyad bertindak selaku khatib. Dalam doa yang dipimpin imam Mahmud Abbas mereka memanjatkan doa keselamatan akhirat untuk arwah tokoh terbaik Sulsel Jenderal M. Yusuf. Doa tersebut sebagai bentuk penghormatan jemaah di hari fitri kepada almarhum yang juga pendiri masjid megah itu.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)