Liputan6.com, Serang: Tabrakan maut antara truk tronton pengangkut jeruk dengan bus Antarlintas Sumatra (ALS) jurusan Medan, Sumatra Utara-Bandung, Jawa Barat, terjadi di Kilometer 64 Kampung Pipitan Walantaka, Serang, Banten, Senin (8/11) sekitar pukul 23.45 WIB. Sopir truk dan dua penumpang bus ALS tewas di tempat kejadian. Sedangkan belasan penumpang bus lainnya luka-luka. Semua korban luka dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Serang.
Kecelakaan terjadi ketika bus ALS kelas ekonomi bernomor polisi BK 7493 DI itu baru keluar dari Pelabuhan Merak, Banten. Saat bersamaan, truk tronton melaju cepat dari arah Jakarta menuju Merak. Menilik posisi terakhir di tempat kejadian, besar kemungkinan truk sengaja menerobos jalur sebelum akhirnya menabrak bus ALS. Menurut keterangan beberapa saksi mata, tabrakan terjadi cukup kencang. Buktinya bus ALS sampai terguling dua kali di tepi jalan tol.
Berikut nama-nama korban tewas:
Sedangkan korban luka yang kini dirawat di RSUD Serang:
Kecelakaan terjadi ketika bus ALS kelas ekonomi bernomor polisi BK 7493 DI itu baru keluar dari Pelabuhan Merak, Banten. Saat bersamaan, truk tronton melaju cepat dari arah Jakarta menuju Merak. Menilik posisi terakhir di tempat kejadian, besar kemungkinan truk sengaja menerobos jalur sebelum akhirnya menabrak bus ALS. Menurut keterangan beberapa saksi mata, tabrakan terjadi cukup kencang. Buktinya bus ALS sampai terguling dua kali di tepi jalan tol.
Berikut nama-nama korban tewas:
- Engkun alias Demen, sopir truk berusia 34 tahun, warga Garut, Jawa Barat.
- Deden, penumpang bus, berusia 35 tahun, warga Garut, Jabar.
- Muhaimin, penumpang bus berusia 27 tahun, warga Sukaraja, Bandar Lampung.
Sedangkan korban luka yang kini dirawat di RSUD Serang:
- Danzel Lubis, berusia 33 tahun, warga Medan, Sumatra Utara.
- Saturi Laba, 21 tahun, asal Desa Cipadu Bandung, Jabar.
- Sri Wati Wahyuni, 24 tahun, warga Jalan H. Makmur, Tasikmalaya, Jabar.
- Suryana, 35 tahun, penduduk Kampung Cimasuk, Garut, Jabar.
- Hidayat, 17 tahun, warga Kampung Cimasuk, Garut, Jabar.
- Lasrina, 14 tahun, warga Bandung, Jabar.
- Asep, 35 tahun, asal Desa Cintamanik, Garut, Jabar.
- Wiwin Surbakti, 27 tahun, asal Simalungun, Sumut.
- Mulyadi, 18 tahun, warga Teluk Betung, Lampung.
- Aryo, 4 tahun, Purwakarta, Jabar.
- Ranap, tidak diketahui identitasnya.
- Jajang, 20 tahun, warga Tasikmalaya, Jabar.
- Uli, 37 tahun, Bandung, Jabar.
- Habibullah, 46 tahun, warga Tanjungsari, Medan, Sumut.