Jatuhnya American Airlines 2001 karena Pilot Panik

Dewan Keamanan Transportasi Nasional AS menyalahkan kopilot yang berulang kali mengubah arah penerbangan saat terjadi turbulensi. Sikap ini dinilai sebagai penyebab utama kecelakaan pesawat tersebut.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 Oktober 2004, 05:41 WIB
Liputan6.com, Washington D.C.: Dewan Keamanan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) menyalahkan pilot dan kopilot pesawat dalam kecelakaan pesawat American Airlines nomor penerbangan 587. Hal ini dinyatakan penyelidik NTSB Robert Benzon pada sidang dengar pendapat di Washington D.C., AS, Selasa (26/10).

Dalam sidang itu, Benzon juga mengumumkan temuannya terkait kasus tersebut. Sesaat setelah lepas landas dari Bandar Udara John F. Kennedy, New York, pesawat mengalami turbulensi yang terbentuk akibat terlalu dekat dengan jalur penerbangan pesawat lain. Kopilot yang saat itu mengendalikan pesawat panik dan berulang kali mengubah arah jalur penerbangan. Menurut temuan NTSB, sikap kopilot yang berlebihan itu dianggap sebagai penyebab utama kecelakaan pesawat tersebut.

Penyelidik juga menyalahkan maskapai penerbangan yang mengurangi jam terbang simulasi. Padahal. latihan itu dianggap penting agar pilot dan kopilot dapat terbiasa mengendalikan pesawat dalam keadaan darurat.

Sekadar informasi, pesawat Airbus A-300 itu jatuh pada 12 November 2001 di wilayah permukiman di Queens, New York. Kecelakaan ini menewaskan sekitar 260 orang penumpang dan awak kapal serta lima warga setempat [baca: Pesawat American Airlines Jatuh di New York].(OZI/Yes)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya