Iran Tak Akan Menghentikan Pengayaan Uranium

Iran tak pernah berniat membuat bom nuklir seperti ditakutkan pihak barat. Amerika Serikat sudah menekan IAEA agar menyerahkan masalah Iran kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

oleh Liputan6Diterbitkan 21 Oktober 2004, 08:56 WIB
Liputan6.com, Teheran: Iran kembali menegaskan rencana mereka meneruskan program nuklirnya. Iran pun siap bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Demikian ditegaskan Presiden Iran Mohammad Khatami dalam sebuah pidato resmi di Teheran, baru-baru ini.

Khatami mengungkapkan, negerinya tak pernah berniat membuat bom nuklir seperti ditakutkan pihak Barat. Pengayaan uranium Iran digunakan untuk membantu pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir negeri itu [baca: Iran Akan Melanjutkan Program Nuklir]. Menurut dia, sebagai penandatangan traktat antipengembangan nuklir, Iran berhak melakukan pengayaan uranium.

Sejauh ini dunia Barat terus merayu pemerintah Iran untuk menyetop program pengayaan uranium mereka. Bahkan, pihak Barat sudah mengiming-imingi paket insentif ekonomi. Syaratnya, Iran harus benar-benar menghentikan proyek mengkhawatirkan itu.

Amerika Serikat mendukung langkah dunia Barat. Washington mengingatkan Iran bahwa tawaran Eropa itu adalah kesempatan terakhir. Bahkan AS sudah menekan IAEA agar menyerahkan masalah Iran kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sementara penilaian akhir IAEA terhadap Iran baru akan rampung 25 November mendatang.(ICH/Nlg)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya