Teror Bom Mengancam Mal Pekanbaru

Ancaman bom diterima operator telepon Mal Pekanbaru sekitar pukul 13.00 WIB. Menghindari kepanikan, para pedagang dan pengunjung diminta meninggalkan gedung dengan alasan akan ada latihan pemadaman kebakaran.

oleh Liputan6Diterbitkan 07 September 2004, 02:15 WIB
Liputan6.com, Pekanbaru: Riau terus dilanda teror bom. Senin (6/9), Mal Pekanbaru di Riau diancam akan diledakkan. Menurut polisi, ancaman bom diterima operator telepon Mal Pekanbaru sekitar pukul 13.00 WIB. Si penelepon bersuara lelaki.

Pengelola mal langsung meminta pedagang dan pengunjung segera meninggalkan gedung dengan alasan akan ada latihan pemadaman kebakaran. Langkah ini diambil untuk menghindari kepanikan. Strategi tersebut berhasil. Para pengunjung, pedagang, dan karyawan mal meninggalkan gedung berlantai enam itu dengan tertib. Mereka baru diberitahu kejadian yang sebenarnya setelah berada di luar mal.

Personel Tim Penjinak Bahan Peledak kepolisian setempat langsung menyisir seluruh kawasan mal. Satu jam kemudian, tidak satu pun bahan peledak yang ditemukan.

Dalam satu bulan terakhir, beberapa kali ancaman bom melanda Riau. Sebelum kasus Mal Pekanbaru, Hotel Ibis yang juga di Pekanbaru mendapat ancaman serupa, pekan silam [baca: Hotel Ibis Pekanbaru Diteror Bom]. Sebelumnya, ada penelepon gelap yang mengancam meledakkan Bank Niaga dan Bandara Sultan Syarif Kasim. Selain ancaman bom, juga terjadi empat pelemparan bom molotov [baca: Bandara Sultan Syarif II Diancam Bom].(AIS/Pris Simon dan Yusril Ardanis)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya