Liputan6.com, Jambi: Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi Andi Pradinata alias Amao untuk melukis. Bahkan karyanya pun lain dari yang lain. Biasanya pelukis menggambar dengan cat air atau cat minyak. Namun pria tak bertangan kanan ini melukis dengan abu rokok.
Karya lukis itu terlahir dari kebiasaannya merokok. Pria yang hanya tamat sekolah dasar tersebut mengaku mulai melukis dengan abu rokok sejak 1999. Dan lukisan lelaki kelahiran Jambi, 16 Agustus 1984, ini menyedot perhatian pecinta seni lukis di daerahnya. Amao yang terpaksa diamputasi satu tangannya karena kecelakaan 10 tahun silam, ternyata juga piawai memainkan gitar.
Tidak mudah untuk menyelesaikan lukisan yang dia buat. Pasalnya, untuk satu lukisan, Amao harus berjuang mencari abu rokok dari rumah ke rumah. Kendati demikian, lukisan unik tersebut dijual dengan harga minim karena kebutuhan rumah tangga yang mendesaknya.(DNP/Suhatman Pisang dan Indra Mairoli)
Karya lukis itu terlahir dari kebiasaannya merokok. Pria yang hanya tamat sekolah dasar tersebut mengaku mulai melukis dengan abu rokok sejak 1999. Dan lukisan lelaki kelahiran Jambi, 16 Agustus 1984, ini menyedot perhatian pecinta seni lukis di daerahnya. Amao yang terpaksa diamputasi satu tangannya karena kecelakaan 10 tahun silam, ternyata juga piawai memainkan gitar.
Tidak mudah untuk menyelesaikan lukisan yang dia buat. Pasalnya, untuk satu lukisan, Amao harus berjuang mencari abu rokok dari rumah ke rumah. Kendati demikian, lukisan unik tersebut dijual dengan harga minim karena kebutuhan rumah tangga yang mendesaknya.(DNP/Suhatman Pisang dan Indra Mairoli)