Kabel KRL Putus, Puluhan Penumpang Kereta Melompat

Sebanyak 17 orang patah kaki dan tangan dalam peristiwa tersebut. Sejauh ini, pihak PT KAI masih terus menyelidiki penyebab kabel pantograph KRL berkekuatan 1.500 volt itu terputus.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 Agustus 2004, 16:07 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Sedikitnya, 40 penumpang kereta api jurusan Bekasi-Kota melompat dari atas gerbong kereta listrik (KRL) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (23/8) sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka takut tersengat kabel listrik atau pantograph KRL yang putus. Akibatnya, 17 orang patah kaki dan tangan sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Sejauh ini, para korban masih dalam perawatan di RSCM. Para korban kebanyakan pedagang dan karyawan. Sementara pihak PT Kereta Api Indonesia masih terus menyelidiki penyebab kabel pantograph berkekuatan 1.500 volt itu terputus.

Kabel listrik KRL memang kerap memakan korban. Trio Widodo, seorang pelajar tewas kesetrum listrik di atap gerbong KRL di Stasiun Klender, Jakarta Timur, April silam [baca: Siswa SMU Tewas Kesetrum Kereta Listrik]. Ginanjar, rekan korban menyebutkan, Trio yang bertubuh tinggi tidak melihat kabel yang melintang di atas gerbong KRL. &quotPas kereta jalan dia baru naik, kepalanya nyentuh kabel," ungkap Ginanjar.(AWD/Yossie Harria Agung dan Johny Akbar)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya