Liputan6.com, Situbondo: Bencana kekeringan telah melanda warga Desa Jatisari, Situbondo, Jawa Timur. Sejak dua pekan terakhir, daerah tersebut mengalami kesulitan air bersih. Akibatnya warga harus berjalan kaki sekitar lima kilometer untuk mendapatkan air bersih.
Untuk mendapatkan 30 liter air, warga rela mengantre berjam-jam. Air tersebut digunakan untuk minum dan makan. Mereka mengaku jarang mandi karena terbatasnya air. "Mandi kadang-kadang," ujar Matrono. Sedangkan bagi warga yang mampu, mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan membeli air bersih seharga Rp 1.000 per sepuluh jeriken.
Di daerah ini hampir sepanjang tahun mengalami kekeringan. Tapi tahun ini lebih parah. Menurut Kepala Desa Jatisari Rahmanto, pemerintah setempat pernah menjanjikan bantuan air bersih. Namun, hingga sekarang belum diwujudkan.
Kekeringan juga melanda Kabupaten Pamekasan, Madura, Jatim, belum lama ini. Dalam mencari air bersih, warga menggunakan gerobak yang ditarik sapi. Mereka menempuh perjalanan sejauh lima kilometer menuju sumur bor. Sumur itu satu-satunya sumber air di daerah tersebut [baca: Pamekasan Mulai Kekurangan Air]. Di sini, pemerintah setempat juga belum memberi bantuan air bersih.(DNP/Agus Ainul Yaqin)
Untuk mendapatkan 30 liter air, warga rela mengantre berjam-jam. Air tersebut digunakan untuk minum dan makan. Mereka mengaku jarang mandi karena terbatasnya air. "Mandi kadang-kadang," ujar Matrono. Sedangkan bagi warga yang mampu, mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan membeli air bersih seharga Rp 1.000 per sepuluh jeriken.
Di daerah ini hampir sepanjang tahun mengalami kekeringan. Tapi tahun ini lebih parah. Menurut Kepala Desa Jatisari Rahmanto, pemerintah setempat pernah menjanjikan bantuan air bersih. Namun, hingga sekarang belum diwujudkan.
Kekeringan juga melanda Kabupaten Pamekasan, Madura, Jatim, belum lama ini. Dalam mencari air bersih, warga menggunakan gerobak yang ditarik sapi. Mereka menempuh perjalanan sejauh lima kilometer menuju sumur bor. Sumur itu satu-satunya sumber air di daerah tersebut [baca: Pamekasan Mulai Kekurangan Air]. Di sini, pemerintah setempat juga belum memberi bantuan air bersih.(DNP/Agus Ainul Yaqin)