Dari 21 pertandingan yang telah dilakoni, mantan pemain Real Madrid itu belum bisa mengeluarkan performa terbaiknya lagi. Catatan golnya belum bergerak di angka 4. Hingga melewati pertengahan musim ini, koleksi assistnya belum bertambah, sejauh ini Oezil masih menyumbangkan 8 assist.
Terakhir, Oezil dianggap menjadi biang kekalahan Arsenal atas Bayern Munich di leg 1 babak 16 besar Liga Champions di Emirates Stadium. Maju sebagai eksekutor, bola tendangan Oezil gagal menembus gawang Manuel Neuer.
Manajer Arsenal, Arsene Wenger mengakui kegagalan Oezil mengeksekusi penalti menjadi pukulan terberat bagi timnya, terlebih setelah The Gunners bermain dengan 10 orang pemain. "Kegagalan itu meruntuhkan mental bertanding kami dan menimbulkan motivasi positif buat Bayern," kata Wenger seusai pertandingan.
Perasaan bersalah dirasakan Oezil. Dia meminta maaf kepada fans dan tim atas kegagalan itu. "Hingga keesokan pagi, saya belum bisa melupakan kegagalan itu. Saya minta maaf. Sangat sulit menghadapi Bayern," tulis Oezil dikutip dari Super Sport.
Namun sejatinya, Oezil harus segera bangkit dan membawa Arsenal memberikan poin penuh buat Arsenal saat menjamu Sunderland di Emirates Stadium. pertandingan melawan Sunderland terasa istimewa bagi Oezil.
Oezil melakoni debut bersama Arsenal pada putaran pertama musim ini dan memberikan satu assist kepada Oliver Giroud untuk membawa Arsenal memetik kemenangan dengan skor 3-1.
Kemenangan atas Sunderland setidaknya memberi bukti, Arsenal masih bisa berpacu dengan dua rivalnya, Chelsea dan Liverpool untuk merebut gelar Premier League. Tim Ibukota itu kini menempati peringkat dua klasemen mengemas 36 poin, terpaut satu poin dari Chelsea yang kini berstatus sebagai pemuncak klasemen.
Menghadapi Sunderland, Arsenal diuntungkan rekor bagus. Sunderland tidak pernah menang saat tandang ke Arsenal sejak November 1983. Arsenal menelan kekalahan 14 di kandang tim asal London Utara itu.
Sementara itu, menghadapi A