Liputan6.com, Jawa Tengah - Niat heroik menyelamatkan rekan berujung duka. Rokhim Maulana (24), pemuda asal Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, ditemukan meninggal dunia usai terseret arus Sungai Bengawan Solo di Desa Bangunrejo Kidul.
Advertisement
Jasad korban ditemukan mengambang sekitar 50 meter dari titik awal dilaporkan hilang.
Peristiwa tragis tersebut bermula pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, korban bersama dua rekannya, Ronal (22) dan Rohmat Maulana (24), sedang mandi di aliran Sungai Bengawan Solo. Diduga akibat derasnya arus, salah satu dari mereka terseret air.
Mengetahui rekannya dalam bahaya, Ronal dan Rohmat berupaya memberikan pertolongan. Naas, derasnya arus sungai justru ikut menyeret kedua penolong tersebut ke tengah aliran air. Nyawa Ronal dan Rohmat berhasil diselamatkan warga setempat yang berada di area kebun dekat lokasi kejadian, sedangkan Rokhim hanyut sebelum sempat dijangkau.
Kapolsek Kedunggalar AKP Karno membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, pencarian intensif telah dilakukan tim gabungan sejak Sabtu sore.
"Korban pertama yang terseret arus sempat hilang, sementara dua temannya berhasil diselamatkan warga di sekitar lokasi," jelas AKP Karno, Senin (9/11/2026).
Sempat Dihentikan
Pencarian sempat dihentikan pada Sabtu malam akibat keterbatasan jarak pandang dan derasnya arus sungai. Operasi pencarian kemudian dilanjutkan pada Minggu pagi hingga jasad korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Petugas Basarnas, Nanang Pujo Prasetiyo, mengungkapkan jasad korban pertama kali terlihat oleh warga sekitar sebelum tim evakuasi bergerak menggunakan perahu.
"Ditemukan pertama kali oleh warga, dan kami langsung bergerak untuk mengevakuasi jasad korban," ujar Nanang.
Usai dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka. Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis memastikan penyebab kematian korban murni akibat tenggelam.