Wakil Indonesia Runner-up Singa Cup 2026, Timo Scheunemann: Modal untuk Menaikkan Level

Wakil Indonesia finis di posisi kedua Singa Cup 2026 kategori U-14 usai kalah selisih gol saja dari wakil Singapura.

oleh ThomasDiterbitkan 07 November 2026, 21:00 WIB
MilkLife Kickers mengakhiri perjalanan di Singa Cup 2026 dengan mengamankan peringkat kedua klasemen, hanya kalah selisih gol dari wakil tuan rumah, Lion City Sailors. (Bola.com/MilkLife Soccer)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Indonesia MilkLife Kickers harus puas mengakhiri perjalanan di Singa Cup 2026 kategori Girls U14 dengan menempati posisi runner-up. Meski gagal menjadi juara, pencapaian tersebut menjadi modal berharga bagi para pemain muda Indonesia untuk meningkatkan kemampuan dan menimba pengalaman di level internasional.

MilkLife Kickers dipastikan finis di posisi kedua setelah wakil tuan rumah, Lion City Sailors, meraih kemenangan telak 9-0 atas tim asal Australia, South Coast Baptist College, pada Jumat (6/11/2026).

Hasil tersebut membuat Lion City Sailors mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, sekaligus mengambil alih posisi puncak klasemen yang sebelumnya ditempati MilkLife Kickers. Kedua tim sebenarnya memiliki jumlah poin dan catatan kemenangan yang sama, tetapi MilkLife Kickers kalah dalam selisih gol.

Lion City Sailors menutup fase grup dengan selisih gol +32 setelah mencetak 35 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Sementara itu, MilkLife Kickers membukukan selisih gol +24 dengan torehan 26 gol dan dua kali kemasukan.


Sempat Pimpin Klasemen

Perjalanan MilkLife Kickers di Singa Cup 2026 terbilang impresif. Pada hari kedua kompetisi, tim Indonesia tersebut sempat berada di puncak klasemen setelah mencatatkan dua kemenangan meyakinkan.

MilkLife Kickers mengawali kemenangan dengan melibas wakil Singapura, BMW, dengan skor 8-0. Mereka kemudian melanjutkan tren positif dengan menundukkan wakil Australia, Fremantle City FC, dengan skor 5-1.

Dua kemenangan tersebut melengkapi tiga kemenangan MilkLife Kickers sepanjang kompetisi. Namun, produktivitas gol Lion City Sailors yang lebih tinggi membuat wakil Singapura itu berhak menempati posisi teratas.

Pada klasemen akhir, Fremantle City FC menempati peringkat ketiga, sedangkan South Coast Baptist College harus puas berada di posisi keempat.


Timo Scheunemann: Pengalaman Lebih Penting dari Sekadar Hasil

Para pemain MilkLife Kickers saat berjibaku di atas lapangan dalam turnamen Singa Cup 2026. (Bola.com/MilkLife Soccer)

Pelatih MilkLife Kickers, Timo Scheunemann, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah tim tidak semata-mata diukur dari posisi akhir dalam turnamen.

Menurutnya, kesempatan berkompetisi di Singa Cup 2026 harus menjadi pengalaman penting bagi para pemain untuk semakin termotivasi meningkatkan kemampuan melalui latihan yang lebih serius dan konsisten.

Timo, yang sebelumnya juga mengantarkan Indonesia Garuda Pertiwi menjadi runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, berharap para pemain MilkLife Kickers dapat terus berkembang dan memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari tim nasional Indonesia pada masa mendatang.

Lanjut Baca:

"Kalau bicara menang, semua pasti mau menang. Tetapi buat saya yang lebih penting adalah setelah dari Singa Cup ini, para pemain semakin termotivasi untuk terus fokus berlatih demi menaikkan level mereka," ujar Timo. "Baru kita bicara soal hasil di atas lapangan, karena sebetulnya apa yang kami lakukan di sini adalah untuk mencari pemain berpotensi untuk nantinya dikembangkan agar bisa menjadi tulang punggung tim nasional. Semoga mereka bisa terus tekun berproses meningkatkan level permainan," sambungnya.4.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya