Mikel Arteta Tanggapi Kekhawatiran soal Kondisi Declan Rice Usai Arsenal Kalahkan Slavia Praha

Mikel Arteta menanggapi kekhawatiran soal Declan Rice usai Arsenal menang atas Slavia Praha. Arteta menjelaskan alasan memainkan Rice selama 90 menit.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 05 November 2026, 19:06 WIB
Perjalanan Mikel Arteta saat melatih Arsenal di musim ini bisa mengalami pasang surut. Sempat terpuruk di awal musim, Arteta akhirnya menemukan formula terbaiknya untuk membalikkan keadaan. Terbukti, saat ini The Gunners berhasil menempati peringkat ke-4 klasemen Liga Inggris. (AFP/Pool/Tim Keeton)

Liputan6.com, Jakarta - Mikel Arteta menanggapi kekhawatiran mengenai kondisi fisik Declan Rice setelah Arsenal meraih kemenangan 2-1 atas Slavia Praha dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027. Manajer The Gunners itu menilai gelandang berusia 27 tahun tersebut masih mampu menjalankan tugasnya dengan baik meski tampil selama 90 menit.

Arsenal membawa pulang tiga poin dari markas Slavia Praha pada matchday keempat fase liga Liga Champions. Pertandingan yang berlangsung di Fortuna Arena, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, itu sempat berjalan nyaman bagi tim tamu sebelum tuan rumah memberikan tekanan pada penghujung laga.

Noni Madueke membuka keunggulan Arsenal pada menit kesembilan, sedangkan Viktor Gyokeres menggandakan skor pada menit ke-38. Gol tersebut sekaligus mengakhiri penantian Gyokeres untuk mencetak gol melalui permainan terbuka di Liga Champions musim ini.

Arsenal sempat kesulitan mengendalikan pertandingan setelah turun minum dan kebobolan melalui Wiktor Nowak pada menit ke-90. Di tengah situasi tersebut, kondisi Rice turut menjadi perhatian karena ia terlihat kelelahan pada babak kedua meski tetap bermain hingga laga berakhir.


Penampilan Declan Rice Dapat Sorotan

Declan Rice dari Arsenal melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua mereka pada pertandingan Liga Champions UEFA antara Bayern Munich dan Arsenal di Munich Jerman, Kamis (22-10-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Martin Meissner)

Penampilan Rice sepanjang pertandingan mendapat perhatian dari mantan gelandang Arsenal dan Timnas Inggris, Karen Carney. Ia menilai Rice merupakan salah satu pemain paling penting di lini tengah Arsenal sehingga penurunan energinya bisa memengaruhi permainan tim.

Menurut Carney, Arsenal terlihat berbeda ketika Rice tidak berada dalam kondisi fisik terbaik. Ia juga menilai gelandang tersebut tampak sangat kelelahan setelah menjalani pertandingan selama 90 menit di Praha.

"Declan Rice jelas merupakan gelandang terbaik di negara ini, menurut saya," kata Carney kepada TNT Sports.

"Ketika dia kelelahan dan mengalami penurunan kondisi fisik, Arsenal menjadi tim yang berbeda. Begitu pula ketika dia tidak berada dalam permainan," lanjutnya.

Carney kemudian menyoroti penampilan Rice setelah jeda pertandingan. Ia merasa penurunan energi sang gelandang ikut membuat permainan Arsenal kehilangan arah.

"Pada babak kedua, dia terlihat benar-benar kehabisan tenaga. Bagi saya, saat itulah Arsenal menjadi tim yang berbeda dan sedikit kehilangan arah permainan," ujar Carney.

Lanjut Baca:

"Hal itu sedikit membuat saya khawatir karena dia adalah pemain top. Namun, ketika energinya menurun, menurut saya permainan Arsenal sedikit berantakan," tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya