Juventus Diprediksi Bakal Kesulitan di Kandang AZ Alkmaar

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti meyakini AZ Alkmaar bakal jadi lawan yang sangat berat untuk timnya.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 05 November 2026, 17:44 WIB
Pemain Juventus Nicolas Gonzalez (kiri) merayakan gol bersama rekan-rekannya dalam laga Liga Europa antara Juventus vs NEC Nijmegen di Turin, Italia, Kamis, 17 September 2026. (Marco Alpozzi/Lapresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memprediksi pertandingan melawan AZ Alkmaar akan berjalan sulit. Ia menilai klub asal Belanda tersebut memiliki identitas permainan yang sangat kuat serta menerapkan gaya bermain modern dengan mengandalkan penguasaan bola.

Skuad Juventus saat ini sedang berada di kota Alkmaar, Belanda. Mereka akan menantang AZ Alkmaar di lanjutan Liga Europa 2026/2027.

Bianconeri sendiri diprediksi akan memenangkan pertandingan ini oleh banyak pihak. Pasalnya kubu tuan rumah belakangan ini lagi meraih sejumlah hasil yang kurang baik entah itu di Eredivisie ataupun di Liga Europa.

Meski tuan rumah lagi terluka, Spalletti tidak mau Juventus jemawa di laga ini. Ia ingin timnya fokus penuh dan bekerja keras untuk mengamankan tiga poin di laga ini.

Simak komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.


Bukan Laga yang Mudah

Nick Woltemade merayakan gol saat Juventus bertemu Rennes di Liga Europa (AFP)

Dalam konferensi persnya, Spalletti secara terbuka mengakui AZ Alkmaar akan jadi lawan yang berat bagi timnya. Menurutnya AZ punya gaya bermain modern yang bagus dan bakal menyulitkan tim seperti Juventus.

"Kami memperkirakan pertandingan yang sulit melawan tim dengan identitas permainan yang sangat jelas. Pelatih mereka sangat memahami sejarah klub, sementara beberapa pemainnya merupakan jebolan akademi sendiri," ujar Spalletti.

"Mereka selalu berusaha memainkan bola dari kaki ke kaki dengan gaya permainan modern. Mereka memiliki striker yang kuat dan dua pemain sayap yang mampu melewati lawan. Dalam membangun serangan, mereka menggunakan tiga pemain, tetapi bisa bertahan dengan empat atau lima pemain. Peer Koopmeiners sering menjadi pemain yang mengatur perubahan tersebut," lanjutnya.


Tampilkan Performa Terbaik

Pelatih Juventus asal Italia, Luciano Spalletti (kiri), berbicara dengan bek Juventus asal Prancis bernomor punggung 15, Pierre Kalulu Kyatengwa, selama pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan Lazio di stadion Allianz di Turin, Senin dini hari WIB. (Isabella BONOTTO/AFP)

Menghadapi karakter permainan seperti itu, Spalletti meminta Juventus tampil dengan rencana permainan yang jelas. Ia ingin timnya untuk mengeksekusi taktik yang sudah ia siapkan dengan maksimal.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dan determinasi sepanjang pertandingan, seperti yang ditunjukkan timnya ketika mengalahkan Napoli.

"Kami harus menjadi tim yang memiliki gagasan permainan jelas dan mampu menerapkannya dengan determinasi serta konsistensi sepanjang pertandingan, seperti saat menghadapi Napoli. Dalam pertandingan tersebut, kami berhasil menunjukkan karakter permainan kami di lapangan. Kami harus melakukan hal yang sama besok," tutupnya.

Sumber: Juventus FC

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya