BMW E93 Bermotif Batik Minang Ini Curi Perhatian di Las Vegas

Kehadiran BMW Passato menjadi pencapaian penting bagi industri modifikasi Tanah Air sekaligus membuktikan kemampuan builder Indonesia bersaing di level global

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 04 November 2026, 19:28 WIB
Potret kebersamaan tim dan builder Indonesia di depan mobil modifikasi kebanggaan nasional, BMW Passato, saat hadir di ajang internasional SEMA Show.

Liputan6.com, Jakarta - Karya modifikasi anak bangsa kembali mencuri perhatian dunia otomotif internasional. Kali ini, sebuah BMW E93 Passato hasil garapan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) berhasil menembus jajaran Top 180 kendaraan terbaik yang tampil di SEMA Show 2026, Las Vegas, Amerika Serikat.

Ajang pameran modifikasi dan aftermarket terbesar dunia tersebut berlangsung di Las Vegas Convention Center, Nevada, pada 3-6 November 2026. Kehadiran BMW Passato menjadi pencapaian penting bagi industri modifikasi Tanah Air sekaligus membuktikan kemampuan builder Indonesia bersaing di level global.

Mobil milik Ilham Zaki Asari ini bukan sekadar kendaraan pajangan. BMW Passato menjadi representasi perpaduan kreativitas, kemampuan engineering, serta identitas budaya Nusantara yang dikemas melalui modifikasi berstandar internasional.

Salah satu daya tarik utamanya terletak pada sentuhan budaya Indonesia melalui motif Batik Minang. Elemen tersebut diaplikasikan menggunakan teknik airbrush dengan material Xirallic berkualitas oleh Spider ABCA.

Perpaduan motif tradisional dengan palet warna yang terinspirasi era 1990-an membuat BMW Passato memiliki karakter visual yang berbeda. Konsep tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana unsur budaya lokal dapat diterjemahkan menjadi karya modifikasi otomotif modern.

Tidak hanya mengandalkan tampilan eksterior, BMW Passato juga dibekali spesifikasi teknis yang tergolong ekstrem. Mobil yang menggunakan basis BMW 320 E93 tahun 2010 ini meninggalkan konfigurasi mesin standar dan mengadopsi Chevrolet LS3 V8 berkapasitas 6,2 liter.

Mesin tersebut dipadukan dengan Haltech Rebel LS Kit untuk mendukung sistem pengelolaan mesin. Tenaga kemudian disalurkan melalui transmisi manual Tremec TR-6060 enam percepatan yang dikombinasikan dengan sistem sequential S1.

Untuk mendukung performa dan kekuatan struktur kendaraan, sektor sasis mendapatkan pengembangan menyeluruh. Lamban Garage bertanggung jawab atas penggunaan tubular frame penuh serta roll cage.

Sistem suspensinya juga tidak kalah menarik dengan penggunaan konfigurasi cantilever yang mengandalkan komponen berbahan billet.

Sementara itu, sektor eksterior diperkuat dengan body kit Pandem dan pelek custom Rotiform. Sistem pencahayaan menggunakan lampu retrofit kustom dari Pro7, sedangkan perlindungan bodi mengandalkan resin coating Wetgloss dan Paint Protection Film (PPF) dari GSWF.

Aspek keselamatan turut menjadi perhatian melalui pemasangan sistem fire suppression dari Racing Fire Killer.

 

Mobil modifikasi BMW Passato tampil memukau di area pameran SEMA Show 2026, lengkap dengan detail mesin gahar dan livery khas buatan Indonesia.

Karya Builder Indonesia Tembus Panggung Dunia

Sudut pandang belakang yang memperlihatkan desain bodi agresif, sayap besar (wing), serta balutan corak artistik khas BMW Passato di area terbuka.

Proyek BMW Passato dirancang melalui kolaborasi antara coach builder Andre Mulyadi bersama Raindy Igas dari Rain Works.

Sebelum tampil di SEMA Show 2026, mobil ini harus melewati proses verifikasi teknis yang ketat. Hasilnya, BMW Passato berhasil masuk Top 180 dari ribuan kendaraan yang mendaftarkan diri untuk tampil di pameran tersebut.

Pencapaian ini juga memiliki nilai historis tersendiri. BMW Passato tercatat sebagai mobil garapan resmi pertama IMI yang tampil di panggung SEMA Show.

Kehadirannya di Las Vegas menjadi kesempatan bagi para builder dan perwakilan Indonesia untuk memperkenalkan kemampuan industri modifikasi nasional secara langsung kepada komunitas otomotif internasional.

Founder NMAA sekaligus Direktur Modifikasi IMI Pusat, Andre Mulyadi, mengatakan BMW Passato merupakan representasi kreativitas dan kemampuan kolaborasi para pelaku modifikasi Tanah Air.

"Melalui kolaborasi para builder terbaik Indonesia, kami menegaskan bahwa NMAA dan IMI membawa BMW Passato bukan sekadar sebagai kendaraan pameran, melainkan sebagai sebuah panggung kreatif anak Bangsa Indonesia," ujar Andre.

Misi global bertajuk "NMAA From Indonesia to the World" ini turut mendapatkan dukungan dari sejumlah builder dan produsen aftermarket lokal.

Beberapa di antaranya adalah Pro7, Spider ABCA, Musartwork, Tomi Airbrush, Garasi Drift, 54 Metal Craft, AirBFT, Sekutomotif, Artmotive Performance, hingga Max Performance.

Keterlibatan berbagai pelaku industri tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan BMW Passato bukan hanya pencapaian satu builder, melainkan hasil kolaborasi ekosistem modifikasi Indonesia.

Melalui kehadiran di SEMA Show 2026, NMAA dan IMI ingin menunjukkan bahwa karya modifikasi Indonesia memiliki kreativitas, kualitas pengerjaan, serta kemampuan engineering untuk berdiri sejajar dengan karya builder dari berbagai negara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya