Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa mencatut negara mana saja tak terkecuali Australia. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.
Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Dana Bantuan Australia Rp 300 Juta
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan tautan pendaftaran dana bantuan Australia Rp 300 juta bagi masyarakat yang membutuhkan. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 30 Oktober 2026. Dalam unggahannya terdapat poster dengan gambar bendera Australia dengan narasi:
"Program dana bantuan DAP Australia Rp 300 Juta.
Program Dana Bantuan dari DAP Australia untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
- Meringankan beban ekonomi
- Meningkatkan kesejahteraan
- Membantu kebutuhan hidup untuk masyarakat
Jika belum mendapatkan dana bantuan DAP Australia silakan daftar hubungi saya."
Akun itu menambahkan narasi:
"Program dana bantuan Rp. 300 Juta dari DAP Australia untuk membantu masyarakat yang membutuhkan silakan daftar hubungi saya"
Lalu benarkah postingan tautan pendaftaran dana bantuan Australia Rp 300 juta bagi masyarakat yang membutuhkan? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Tidak Benar Tautan Pendaftaran untuk Menjadi Petugas Paspor di Kedubes Australia
Beredar di media sosial postingan tautan pendaftaran untuk menjadi petugas paspor di Kedubes Australia. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Instagram. Akun itu mempostingnya pada 6 Oktober 2025.
Dalam postingannya terdapat poster dengan narasi sebagai berikut:
"Buka Lowongan! Petugas Paspor Kedutaan Besar Australia di Indonesia 🇦🇺
Kedutaan Besar Australia di Indonesia membuka kesempatan berkarier sebagai Petugas Paspor! ✨Buat kamu yang punya kemampuan komunikasi, pelayanan publik, dan administrasi yang baik — ini saatnya bergabung di lingkungan kerja bertaraf internasional! 🌍
💰 Gaji: Rp 17.888.701 per bulan📅 Batas pendaftaran: 16 Oktober 2025, pukul 23.30 WIB🏛️ Instansi: Kedutaan Besar Australia di Indonesia
🔗 Daftar & cek detail lowongan melalui:🌐 www.lokerblog.com📱 Scan QR Code pada poster untuk akses langsung!"
Lalu benarkah postingan tautan pendaftaran untuk menjadi petugas paspor di Kedubes Australia? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Rusia Kerahkan 9000 Pasukan ke Perbatasan Indonesia-Australia
Sebuah video yang diklaim Rusia mengerahkan 9000 pasukan ke perbatasan Indonesia-Australia beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 2 November 2022.
Dalam video berdurasi 7 menit itu memperlihatkan pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Keduanya terlihat duduk satu meja sambil membacakan pernyataan.
Video tersebut kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Rusia telah mengerahkan 9000 pasukan ke perbatasan Indonesia-Australia.
"Kiamat bagi australia..!! rusia kerahkan 9.000 pasukan ke perbatasan indonesia-australia-pulau pasir," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 155 ribu kali ditonton dan mendapat 797 komentar dari warganet.
Benarkah video tersebut Rusia telah mengerahkan 9000 pasukan ke perbatasan Indonesia-Australia? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.