BMW Kembangkan ADAS Level 2, Kemampuannya Kini Makin Canggih

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya BMW menghadirkan pengalaman berkendara semi-otonom yang lebih praktis, aman, dan nyaman

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 05 November 2026, 18:12 WIB
Unit uji coba mobil BMW berwarna merah yang dilengkapi perangkat sensor kamuflase sedang diuji di jalanan umum untuk pengembangan fitur otonom generasi terbaru.(Carscoops)

Liputan6.com, Jakarta - BMW terus mengembangkan teknologi kendaraan masa depan dengan meningkatkan kemampuan sistem bantuan pengemudi atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Pabrikan otomotif asal Jerman ini dijadwalkan menghadirkan teknologi otonom Level 2 generasi terbaru mulai 2027.

Dilansir dari Carscoops, Kamis (5/11/2026), pembaruan teknologi tersebut akan difokuskan pada kemampuan navigasi di jalan perkotaan hingga kawasan pedesaan di Jerman.

Berbeda dari sistem bantuan pengemudi sebelumnya yang lebih banyak mengandalkan kemampuan di jalan tol, teknologi terbaru BMW dirancang untuk menghadapi situasi lalu lintas yang lebih kompleks.

Beberapa kemampuan yang tengah dikembangkan mencakup navigasi saat melewati persimpangan, menghadapi kemacetan di dalam kota, hingga berkendara di jalur pedesaan.

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya BMW menghadirkan pengalaman berkendara semi-otonom yang lebih praktis, aman, dan nyaman untuk berbagai kondisi jalan.

Dalam tahap pengembangannya, BMW diketahui tengah menguji prototipe kendaraan terbaru di jalanan perkotaan. Mobil pengujian tersebut tertangkap kamera menggunakan balutan kelir merah dengan sejumlah perangkat sensor yang disamarkan di bagian fasia depan.

Perangkat tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kemampuan sistem ADAS terbaru, terutama untuk membaca kondisi lingkungan dan mengenali berbagai situasi lalu lintas.

Sementara itu, bagian interior memperlihatkan konsep kokpit futuristik. Pengemudi disuguhkan tata letak kabin modern dengan setir ergonomis serta layar instrumen digital panoramic.

Melalui antarmuka digital tersebut, sistem dapat memantau berbagai informasi berkendara, mulai dari batas kecepatan, navigasi jalur, hingga perhatian pengemudi melalui fitur driver attention monitoring.

Pemantauan tersebut diperlukan untuk memastikan pengemudi tetap terlibat selama sistem bantuan berkendara bekerja.

 

Mengandalkan Platform Neue Klasse

Suasana bagian dalam kabin mobil uji coba BMW yang memperlihatkan setir ergonomis, layar sentuh tengah, serta tata letak dasbor digital bergaya futuristik. (Carscoops)

Pengembangan teknologi ADAS terbaru ini juga memperlihatkan arah strategi BMW dalam mengoptimalkan kemampuan sistem otonom Level 2 berbasis platform Neue Klasse.

Melalui pendekatan tersebut, BMW memiliki peluang untuk menghadirkan teknologi keselamatan dan kenyamanan berkendara ke lebih banyak lini produknya.

Strategi ini dinilai lebih fleksibel dibandingkan mengembangkan sistem otonom dengan tingkat otomatisasi lebih tinggi yang membutuhkan proses persetujuan regulasi lebih kompleks.

Sebagai informasi, teknologi otonom Level 2 masih mengharuskan pengemudi untuk tetap memperhatikan kondisi jalan dan bertanggung jawab penuh terhadap pengoperasian kendaraan.

Sistem dapat membantu mengendalikan kemudi, akselerasi, serta pengereman dalam kondisi tertentu, tetapi belum mampu menggantikan peran pengemudi sepenuhnya.

BMW dijadwalkan mulai memperkenalkan teknologi ADAS Level 2 terbaru ini di Jerman pada 2027. Setelah peluncuran awal, ketersediaannya direncanakan diperluas secara bertahap ke berbagai pasar global.

Kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat memperluas akses konsumen terhadap fitur bantuan berkendara modern tanpa harus menunggu perkembangan regulasi kendaraan otonom tingkat lebih tinggi.

Tampilan antarmuka digital pada panel instrumen BMW yang menyajikan informasi kecepatan, navigasi, serta peringatan perhatian pengemudi secara real-time. (Carscoops)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya