Liputan6.com, Jakarta - Anfield akan menjadi panggung pertemuan dua tim dengan kondisi berbeda menjelang pekan ke-9 Premier League 2026-27. Liverpool sedang menikmati rentetan hasil positif, sedangkan Arsenal datang setelah mengalami kegagalan mengejutkan di ajang Carabao Cup.
Pertandingan Liverpool vs Arsenal dijadwalkan berlangsung Minggu, 1 November 2026, pukul 23.30 WIB. Tuan rumah memiliki modal lima kemenangan beruntun di seluruh kompetisi, termasuk keberhasilan menundukkan Brighton dan menyingkirkan Chelsea.
Advertisement
Arsenal tetap menjadi ancaman serius meski baru tersingkir dari Carabao Cup. Tim asuhan Mikel Arteta masih bersaing di papan atas Premier League dan membutuhkan respons positif untuk menjaga posisi mereka dalam perburuan gelar.
Liverpool Punya Modal Kuat di Anfield
Liverpool menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa pertandingan terakhir. Kemenangan 2-0 atas Brighton pada pekan lalu menjadi hasil penting karena lawan mereka memiliki lini serang paling produktif di Premier League.
Hasil tersebut juga memperlihatkan kemampuan Liverpool bermain efektif tanpa harus mendominasi penguasaan bola. Pasukan Andoni Iraola hanya mencatatkan 36 persen penguasaan bola, tetapi mampu mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
Rentetan kemenangan Liverpool semakin lengkap setelah mereka menaklukkan Villarreal di Liga Champions dan mengeliminasi Chelsea melalui adu penalti di Carabao Cup. Lima hasil positif secara beruntun membuat kepercayaan diri tim meningkat menjelang kedatangan Arsenal.
Di klasemen Premier League, Liverpool menempati peringkat keempat dan hanya terpaut satu poin dari Brighton. Mereka juga memiliki kesempatan memangkas jarak dari Arsenal dan Manchester City yang berada di posisi lebih tinggi.
Arsenal Harus Bangkit Setelah Tersingkir dari Carabao Cup
Arsenal datang ke Anfield dengan catatan berbeda di luar kompetisi liga. Mereka secara mengejutkan tersingkir dari Carabao Cup setelah bermain imbang 1-1 melawan Fleetwood Town, kemudian kalah melalui adu penalti.
Hasil tersebut menjadi pukulan besar bagi Arteta. Arsenal sebenarnya diunggulkan untuk melewati Fleetwood, tetapi penampilan yang tidak meyakinkan membuat perjalanan mereka di kompetisi tersebut berakhir lebih cepat dari perkiraan.
Kartu merah Max Dowman juga menambah kekecewaan kubu London Utara. Banding Arsenal atas keputusan tersebut gagal, sehingga insiden itu menjadi salah satu bagian dari malam buruk mereka di Carabao Cup.