Mengenal Carabao Cup, Kompetisi yang Dianggap Sebelah Mata di Inggris, Tetapi Punya Arti yang Besar

Berikut adalah serba-serbi dari Carabao Cup atau yang dikenal juga dengan League Cup.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 30 Oktober 2026, 19:49 WIB
Carabao Cup. (dok. EFL)

Liputan6.com, Jakarta - Carabao Cup atau yang lebih dikenal dengan nama Piala Liga Inggris baru saja menuntaskan putaran keempat pada tengah pekan ini. Delapan tim berhasil mengamankan tiket ke perempat final untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam memperebutkan trofi musim 2026/2027.

Namun, di tengah persaingan tersebut, muncul kembali perdebatan mengenai seberapa penting kompetisi ini bagi klub-klub Inggris.

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, misalnya, tidak terlalu mempermasalahkan kegagalan timnya melangkah lebih jauh. The Blues harus tersingkir setelah kalah adu penalti 5-6 dari Liverpool di Anfield, Rabu (28/10/2026).

Usai pertandingan, Alonso menyebut Carabao Cup bukan kompetisi yang terlalu penting bagi Chelsea. Ia memilih meminta anak asuhnya segera mengalihkan perhatian ke pertandingan Premier League berikutnya.

Pandangan tersebut bukan sesuatu yang benar-benar baru dalam sepak bola Inggris. Beberapa tahun silam, Jose Mourinho bahkan pernah menggunakan istilah Mickey Mouse Cup untuk menggambarkan kompetisi yang dianggap memiliki gengsi lebih rendah dibandingkan turnamen lainnya.

Meski demikian, Carabao Cup tetap menjadi salah satu kompetisi domestik resmi di Inggris yang menawarkan kesempatan meraih trofi, sekaligus tiket menuju kompetisi Eropa.

Lantas, bagaimana sejarah terbentuknya Carabao Cup? Mengapa Inggris membutuhkan kompetisi ini ketika sudah memiliki FA Cup? Dan klub mana saja yang paling sering menjadi juara? Simak ulasannya di bawah ini.


Sejarah Singkat League Cup

Gelandang Manchester United, Casemiro mengangkat trofi Carabao Cup 2022/2023 selama perayaan juara usai mengalahkan Newcastle United pada laga final di Stadion Wembley di London, Senin dini hari WIB (27/2/2023). Ini merupakan trofi pertama Casemiro bersama Manchester United. (AFP/GLYN KIRK)

Carabao Cup memiliki nama asli Football League Cup atau League Cup. Kompetisi ini pertama kali diperkenalkan pada musim 1960/1961 atas gagasan Alan Hardaker, sekretaris Football League yang saat itu ingin mengembangkan format kompetisi sepak bola di Inggris.

Ide tersebut sebenarnya berawal dari dokumen bertajuk Pattern for Football. Hardaker mengusulkan perubahan struktur liga Inggris menjadi lima divisi yang masing-masing berisi 20 klub. Perubahan itu diperkirakan akan mengurangi jumlah pertandingan liga yang dimainkan setiap klub.

Sebagai kompensasinya, Hardaker mengusulkan pembentukan sebuah kompetisi piala tambahan. Meskipun rencana perubahan struktur liga tersebut tidak mendapatkan persetujuan klub-klub anggota, gagasan mengenai kompetisi piala baru justru diterima.

Akhirnya, League Cup resmi diperkenalkan pada 26 September 1960 dan mulai dimainkan pada musim 1960/1961.

Lanjut Baca:

Pada edisi perdana, Aston Villa keluar sebagai juara setelah mengalahkan Rotherham United dengan agregat 3-2 dalam pertandingan final dua leg. Menariknya, pertandingan final pertama baru dimainkan pada awal musim berikutnya karena persoalan jadwal. Format dua leg untuk partai final bertahan selama enam musim. Namun, sejak musim 1966/1967, final mulai dimainkan dalam satu pertandingan di Wembley Stadium. Popularitas kompetisi ini semakin meningkat setelah pada 1968 pemenangnya mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi Eropa, yakni Inter-Cities Fairs Cup. Keputusan tersebut membuat League Cup semakin menarik bagi klub-klub Inggris. Seiring berjalannya waktu, nama kompetisi ini beberapa kali berubah mengikuti kesepakatan sponsor. Mulai dari Milk Cup, Littlewoods Challenge Cup, Rumbelows Cup, Coca-Cola Cup, Worthington Cup, Carling Cup, Capital One Cup, hingga EFL Cup. Sejak musim 2017/2018, kompetisi ini menggunakan nama Carabao Cup setelah menjalin kerja sama dengan perusahaan minuman energi asal Thailand, Carabao. Hingga sekarang, Carabao Cup tetap menjadi bagian penting dalam kalender sepak bola Inggris. Kompetisi ini diikuti klub-klub Premier League hingga EFL, dengan format gugur yang memberikan kesempatan kepada klub dari berbagai kasta untuk saling berhadapan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya