Liputan6.com, Jakarta - Carabao Cup atau yang lebih dikenal dengan nama Piala Liga Inggris baru saja menuntaskan putaran keempat pada tengah pekan ini. Delapan tim berhasil mengamankan tiket ke perempat final untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam memperebutkan trofi musim 2026/2027.
Namun, di tengah persaingan tersebut, muncul kembali perdebatan mengenai seberapa penting kompetisi ini bagi klub-klub Inggris.
Advertisement
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, misalnya, tidak terlalu mempermasalahkan kegagalan timnya melangkah lebih jauh. The Blues harus tersingkir setelah kalah adu penalti 5-6 dari Liverpool di Anfield, Rabu (28/10/2026).
Usai pertandingan, Alonso menyebut Carabao Cup bukan kompetisi yang terlalu penting bagi Chelsea. Ia memilih meminta anak asuhnya segera mengalihkan perhatian ke pertandingan Premier League berikutnya.
Pandangan tersebut bukan sesuatu yang benar-benar baru dalam sepak bola Inggris. Beberapa tahun silam, Jose Mourinho bahkan pernah menggunakan istilah Mickey Mouse Cup untuk menggambarkan kompetisi yang dianggap memiliki gengsi lebih rendah dibandingkan turnamen lainnya.
Meski demikian, Carabao Cup tetap menjadi salah satu kompetisi domestik resmi di Inggris yang menawarkan kesempatan meraih trofi, sekaligus tiket menuju kompetisi Eropa.
Lantas, bagaimana sejarah terbentuknya Carabao Cup? Mengapa Inggris membutuhkan kompetisi ini ketika sudah memiliki FA Cup? Dan klub mana saja yang paling sering menjadi juara? Simak ulasannya di bawah ini.
Sejarah Singkat League Cup
Carabao Cup memiliki nama asli Football League Cup atau League Cup. Kompetisi ini pertama kali diperkenalkan pada musim 1960/1961 atas gagasan Alan Hardaker, sekretaris Football League yang saat itu ingin mengembangkan format kompetisi sepak bola di Inggris.
Ide tersebut sebenarnya berawal dari dokumen bertajuk Pattern for Football. Hardaker mengusulkan perubahan struktur liga Inggris menjadi lima divisi yang masing-masing berisi 20 klub. Perubahan itu diperkirakan akan mengurangi jumlah pertandingan liga yang dimainkan setiap klub.
Sebagai kompensasinya, Hardaker mengusulkan pembentukan sebuah kompetisi piala tambahan. Meskipun rencana perubahan struktur liga tersebut tidak mendapatkan persetujuan klub-klub anggota, gagasan mengenai kompetisi piala baru justru diterima.
Akhirnya, League Cup resmi diperkenalkan pada 26 September 1960 dan mulai dimainkan pada musim 1960/1961.