Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86, Berjuang Lawan Alzheimer di Pengujung Usia

Disebutkan juga bahwa keluarga dan orang-orang terdekat selalu mendampingi Patrick Stewart sepanjang hari-hari terakhirnya.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 30 Oktober 2026, 07:52 WIB
Patrick Stewart. (Michael Tran / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kabar dukacita datang dari dari dunia perfilman. Aktor seniorPatrick Stewart meninggal dunia pada usia 86 tahun. Pemeran karakter ikonis Kapten Jean-Luc Picard di Star Trek dan dan Profesor X di film X-Men ini wafat pada Rabu (28/10/2026) di rumahnya di Los Angeles, dan keluarga mengumumkannya pada Kamis (29/10/2026) waktu setempat. Stewart meninggalkan istrinya, penyanyi Sunny Ozell, yang ia nikahi pada 2013, serta dua anaknya, aktor Daniel Stewart dan Sophie.

Dilansir dari People, juru bicara sang aktor, Kelly Bush Novak, menyampaikan kabar duka itu lewat pernyataan resmi. Ia mengungkap Patrick Stewart sempat mengalami penyakit Alzheimer dan demensia Lewy body, tak lama sebelum tutup usia.

“Kami mengumumkan dengan duka mendalam wafatnya Sir Patrick Stewart kemarin di rumahnya di Los Angeles, dalam perawatan penuh kasih istrinya tercinta, Sunny, setelah perjalanan singkat dan mengharukan bersama penyakit Alzheimer dan demensia Lewy body,” tulis Novak.

Disebutkan juga bahwa keluarga dan orang-orang terdekat selalu mendampingi aktor Inggris ini sepanjang hari-hari terakhirnya. 

“Ia didekap hangat keluarga dan sahabat, dikelilingi musik live, doa, air mata, tawa, dan jenis emosi mendalam yang bisa menginspirasi kita semua untuk seumur hidup. Kami akan selamanya mengenang ketenangan dan renungan di wajahnya, pengingat abadi akan keanggunannya yang tak terkalahkan,” lanjut pernyataan itu.


Seorang Aktor Besar, hingga Seorang Penggemar Sepak Bola

Patrick Stewart. (PATRICK BAZ / AFP)

Sang juru bicara juga meyakini bahwa Patrick Stewart akan selalu mendapat tempat di sejarah perfilman, maupun hati penggemar.

"Ia mengeksplorasi kondisi manusia dalam segala kompleksitas puitisnya dan menghadirkan harapan, tidak hanya hingga pelosok terjauh Marvel Cinematic Universe, tetapi juga ke wilayah perbatasan terakhir yang paling ikonis dalam dunia fiksi ilmiah melalui Starship Enterprise," kata sang juru bicara.

"Prestasi profesionalnya diimbangi dengan kerendahan hati dalam kegiatan filantropi dan aktivismenya untuk memperjuangkan hak asasi manusia, para penyintas kekerasan dalam rumah tangga, pengungsi di seluruh dunia, layanan kesehatan mental bagi para veteran, serta kesejahteraan hewan, khususnya anjing pitbull yang sangat disayanginya dan ia rawat sebagai hewan asuh."

Lanjut Baca:

"Ia adalah seorang Knight, Kanselir, penggemar olahraga otomotif, dan pendukung setia klub sepak bola Huddersfield sepanjang hidupnya. Ia akan dikenang atas martabat, kasih sayang, dan nilai-nilai kemanusiaan yang selalu ia hadirkan dalam setiap peran, baik melalui karya seni maupun kehidupannya."

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya