Nyam, Sate Kambing Indonesia Masuk Daftar 11 Sate Terlezat di Dunia Versi TasteAtlas

TasteAtlas merekomendasikan 11 sate dari berbagai negara, mulai dari sate kambing Indonesia hingga suya Nigeria yang kaya rempah dan menggugah selera.

oleh Nurri Indah KholillahDiterbitkan 30 Oktober 2026, 16:00 WIB
Sate kambing di Jakarta. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Liputan6.com, Jakarta - TasteAtlas kembali mengangkat kuliner Indonesia ke panggung dunia melalui rekomendasi 11 sate terlezat. Dalam daftar tersebut, sate kambing bertengger dengan skor 4,5 dari 5, sekaligus menjadi hidangan sate asal Indonesia dengan penilaian tertinggi.

Mengutip laman resmi TasteAtlas, Kamis, 29 Oktober 2026, rekomendasi tersebut turut menampilkan negima yakitori dari Jepang dan arrosticini dari Italia. Meski menggunakan teknik memasak sederhana, proses memanggang sate kambing membutuhkan perhatian terhadap potongan daging, lemak, bumbu, dan tingkat panas.

Daging berukuran kecil dimasak di atas bara api bersuhu tinggi, sedangkan selingan lemak membantu menjaga teksturnya tetap lembut dan juicy. Sate kambing dikenal sebagai salah satu kuliner khas Tegal yang memiliki cita rasa gurih dengan aroma bakaran yang menggugah selera.

Sebelum dipanggang, daging kambing dipotong berbentuk dadu atau berukuran lebih besar, kemudian direndam bersama bumbu agar meresap. Potongan tersebut lalu ditusukkan pada bilah bambu yang relatif tebal untuk menopang tekstur daging kambing yang lebih padat dibandingkan daging ayam.

Setelah dibakar hingga matang, sate kambing biasanya disajikan dengan kecap manis atau saus kacang. Irisan bawang merah, cabai rawit, dan perasan jeruk nipis turut menjadi pelengkap yang memberikan sensasi pedas sekaligus segar.

Perpaduan rasa manis, gurih, dan asam tersebut semakin nikmat saat disantap bersama nasi putih hangat. Aroma daging panggang yang berpadu dengan bumbu dan sambal menjadikan sate kambing sebagai salah satu sajian yang digemari pencinta kuliner Nusantara.

Sate Jantung Sapi Khas Peru Masuk Daftar

Ilustrasi çöp şiş, sate sapi ini berada di bawah sate kambing. (Dok. Unsplash)

Selain sate kambing Indonesia, anticuchos de corazón dari Peru juga masuk dalam daftar rekomendasi TasteAtlas dengan skor 4,5 dari 5. Hidangan khas Peru ini menggunakan jantung sapi sebagai bahan utama, yang dimarinasi dengan ají panca, cuka, bawang putih, dan aneka rempah sebelum dipanggang di atas arang.

Setelah matang, sate jantung sapi tersebut biasanya disajikan bersama kentang rebus dan choclo, yakni jagung khas Peru dengan ukuran biji yang besar. Sementara itu, çöp şiş dari Turki memperoleh skor 4,4.

Sate ini dibuat dari potongan kecil daging domba yang ditusuk bersama lemak ekor, lalu dipanggang hingga matang. Lemak yang meleleh selama proses pembakaran membantu memberikan cita rasa gurih. Çöp şiş umumnya disajikan sebagai hidangan pembuka dengan bawang bombay panggang serta bumbu seperti jintan, lada hitam, dan oregano.

Hidangan Yunani Menyusul

Souvlaki, sate sapi ini berada di bawah sate kambing. (dok. Unsplash)

Souvlaki menjadi salah satu hidangan khas Yunani yang masuk dalam rekomendasi TasteAtlas dengan skor 4,2 dari 5. Sajian ini terdiri dari potongan dadu kecil daging babi, ayam, domba, atau sapi yang ditusuk dan dipanggang.

Souvlaki populer sebagai makanan cepat saji dan banyak dijual di souvladzidika, yakni warung makan kecil yang juga menyajikan gyros serta aneka daging panggang lainnya. Selain itu, ada mabshoor, hidangan berbahan dasar daging domba cincang yang dicampur bawang putih, garam, dan lada hitam.

Adonan daging kemudian dibentuk mengelilingi tusuk sate logam sebelum dipanggang di atas arang. Kandungan lemak pada daging membantu mempertahankan teksturnya agar tetap juicy selama proses memasak.

Mabshoor biasanya disajikan bersama roti pipih, yogurt bawang putih, dan daqqus, saus berbahan dasar tomat yang menambah cita rasa segar.

Sate dari Negara-Negara Afrika

Sate kambing menempati urutan keempat dengan skor 4,5 dari 5 versi TasteAtlas. (Dok. Unsplash)

Suya dari Nigeria turut masuk dalam rekomendasi sate TasteAtlas. Hidangan ini menggunakan irisan tipis daging sapi atau ayam yang dibaluri bumbu, kemudian dipanggang di atas arang hingga matang.

Ciri khas suya terletak pada racikan rempah kering bernama yaji, yang memadukan kacang tanah giling dan cabai merah. Komposisinya dapat bervariasi sesuai daerah, dengan tambahan rempah untuk memperkaya cita rasa.

Sajian lainnya adalah sosatie dari Afrika Selatan, yang memadukan potongan daging berbumbu dengan beragam bahan pelengkap. Hidangan ini biasanya disantap bersama nasi atau salad.

Untuk menambah variasi rasa, paprika, aprikot, plum, atau jamur dapat disisipkan di antara potongan daging pada tusuk sate sebelum dipanggang. Perpaduan daging dan bahan pelengkap tersebut menghadirkan cita rasa yang beragam dalam setiap sajian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya