Desy Ratnasari Kuras Air Mata Hidupkan Ibunda Hamka, Hadapi Perpisahan dan Ujian Logat Minang

Desy Ratnasari didapuk memerankan sosok Siti Safiyah, ibunda Buya Hamka. Simak selengkapnya di sini.

oleh Fikri Alfi RosyadiDiterbitkan 28 Oktober 2026, 21:27 WIB
Desy Ratnasari © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Liputan6.com, Jakarta - Aktris Desy Ratnasari didapuk memerankan sosok Siti Safiyah, ibunda Buya Hamka, dalam film Hamka: Awal Mula (Vol. 3). Peran ini menuntut emosi mendalam karena mengisahkan titik terendah perpisahan orang tua Hamka semasa kecil.

Siti Safiyah hadir sebagai figur penyayang yang meredam kerasnya didikan sang suami di lingkungan keluarga. Kehadirannya menjadi penyeimbang utama bagi kondisi psikologis Hamka kecil.

"Sebagai orang tua, ayah dan ibu punya pendekatan berbeda. Ibu tentunya hadir memberikan kelembutan saat sang ayah bersikap sangat keras baik secara fisik, apresiasi, maupun verbal. Ibunyalah yang menyeimbangkan (mem-balance) hal tersebut," ujar Desy Ratnasari saat ditemui di XXI Plaza Senayan, Rabu (28/10/2026).


Kerapuhan Seorang Ibu yang Meninggalkan Buah Hatinya

Desy Ratnasari © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Konflik rumah tangga yang berujung pada perpisahan menjadi salah satu momen paling dramatis dalam alur film ini. Desy harus menggambarkan kerapuhan seorang ibu yang terpaksa meninggalkan buah hatinya.

"Bagian cerita yang paling menguras emosi adalah saat ibunya harus berpisah dan meninggalkan Hamka kecil bersama ayahnya karena urusan rumah tangga mereka. Itu adalah titik paling rapuh seorang anak yang kehilangan sandaran kasih sayangnya," katanya.


Tantangan Berbahasa Minang

Desy Ratnasari © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Selain dituntut mengolah rasa, Desy juga menghadapi tantangan teknis berbahasa daerah Minang secara fasih selama pengambilan gambar. Pendampingan pelatih bahasa dilakukan secara ketat di lokasi syuting.

"Terus terang, mendapatkan peran sebagai ibunda Hamka kecil ini merupakan tantangan karena harus berbahasa Minang. Walaupun saya dulu pernah bermain di Malin Kundang, di sini ada dialog dan logat khusus yang harus dipandu oleh mentor," jelasnya.


Beradegan Secara Alami

Desy Ratnasari © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Kendala dialek sempat dialami Desy mengingat latar belakang budayanya yang kental dengan bahasa Sunda. Namun bimbingan intensif berhasil membantunya menyelesaikan adegan secara alami.

"Bahkan sampai saat proses syuting pun didampingi terus agar dialeknya tidak keliru. Maklum, kadang logat Sunda saya suka keluar (kacaletot deui). Jadi alhamdulillah, bimbingannya sangat membantu," ucapnya.


Nama Besar Lainnya

Desy Ratnasari © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Selain Desy Ratnasari, karya ini juga menggandeng deretan aktor ternama seperti Vino G Bastian, Laudya Cynthia Bella, Donny Damara, Reza Rahadian, , hingga Mathias Muchus. Kehadiran aktor senior tersebut memperkuat bobot emosional di setiap adegan sejarah.


Sinopsis

Poster film Buya Hamka yang Dibintangi Desy Ratnasari - Starvision

Maninjau, Sumatera Barat, Hamka kecil tumbuh penuh gairah pada tradisi dan sastra, hingga mengabaikan pesantren dan memicu konflik tajam dengan sang ayah, Haji Rasul. Keretakan kian meruncing saat ibunya memilih bercerai, mendorong Hamka bertekad merantau ke Mekkah atas usahanya sendiri.

Sampai di Tanah Suci, ia belajar berorganisasi, menemukan sistem manasik haji, dan menemukan misi besarnya: membangun Islam di Indonesia. Namun, kepulangannya kembali diuji oleh keraguan sang ayah. Di tengah pencarian jati diri, hadir Siti Raham sosok perempuan luar biasa yang menjadi pelipur lara sekaligus sumber inspirasi romansa terindah dalam hidupnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya