IHSG Berpeluang Lesu, Cermati Rekomendasi Saham 27 Oktober 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 5.185-5.590. Berikut strategi rekomendasi saham pada perdagangan Selasa, (27/10/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 27 Oktober 2026, 07:20 WIB
Gedung BEI (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Selasa, (27/10/2026).IHSG hari ini berpotensi turun ke 5.181-5.325. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG merosot 1,22% ke 5.373, disertai tekanan jual, dan telah mencapai area koreksi yang diperkirakan sebelumnya pada perdagangan saham Senin, 26 Oktober 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, dalam jangka pendek, koreksi berpotensi berlanjut ke 5.181-5.325, seiring posisi IHSG yang diprediksi masih berada pada wave (iv) dari wave [v]. “Sementara itu, peluang penguatan terbuka ke area 5.460-5.651,” kata Herditya dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.185,4.915 dan level resistance 5.460,5.563.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance 5.185-5.590.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) - Trading Buy

Saham DOOH terkoreksi 6,98% ke 240, disertai tekanan jual. “Kami perkirakan, posisi DOOH saat ini berada pada bagian dari wave 4 dari wave (A),” ujar Herditya.

Trading Buy: 222-234

Target Price: 282, 306

Stoploss: below 208

 

2.PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) - Buy on Weakness

Saham MBMA terkoreksi 5,85% ke 354, disertai tekanan jual. “Kami perkirakan, posisi MBMA saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 346-354

Target Price: 408, 434

Stoploss: below 324

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpampang di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) - Buy on Weakness

Saham MINA terkoreksi 4,02% ke 167, disertai tekanan jual, dan belum mampu menembus MA20. “Kami memperkirakan, posisi MINA sedang berada pada bagian dari wave (A) dari wave [B],” kata dia.

Buy on Weakness: 156-163

Target Price: 200, 220

Stoploss: below 137

 

4.PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) - Buy on Weakness

Saham TLKM menguat 0,45% ke 2.250 dengan dominasi volume pembelian. Herditya menuturkan, saat ini, posisi TLKM diperkirakan berada pada bagian awal dari wave A dari wave (A).

Buy on Weakness: 1.955-2.140

Target Price: 2.400, 2.570

Stoploss: below 1.900

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya