Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap seorang terduga pelaku berisinal MR yang diduga menewaskan ARK (16), suporter salah satu klub sepak bola, setelah menyaksikan pertandingan di Stadion Pakansari, Bogor.
Advertisement
"Tersangka MR ini menggunakan senjata tajam jenis celurit," kata Kasi Humas Polresta Bogor, Ipda Sigit Wahyudi saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).
"Tersangka diduga melakukan pembacokan terhadap korban menggunakan celurit mengenai punggung korban," sambungnya.
Sigit menuturkan, saat kejadian korban sedang dalam perjalanan pulang bersama temannya setelah menonton pertandingan sepak bola. Ketika melintas di lokasi kejadian, tersangka MR yang membawa senjata tajam jenis celurit membacok korban.
Usai melakukan aksinya, tersangka membuang celurit ke selokan sebelum berusaha melarikan diri. Sementara itu, korban terjatuh dan tergeletak di jalan setelah terkena bacokan, hingga akhirnya ditolong oleh rekannya.
Sigit mengungkapkan, penyidik masih mendalami keterangan para saksi dan rangkaian kejadian untuk melengkapi proses penyidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 307 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
"Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," ungkap Sigit.
Polres Bogor menaruh perhatian serius terhadap kasus penganiayaan yang menewaskan ARK, terlebih karena peristiwa tersebut melibatkan anak di bawah umur dan berujung pada hilangnya nyawa seseorang.
"Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kenakalan remaja, tindakan kekerasan secara berkelompok, serta penggunaan senjata tajam dapat berujung pada konsekuensi yang sangat fatal. Bahkan merenggut nyawa dan menghancurkan masa depan generasi muda," tutur Sigit.
Kronologi Suporter Bola Tewas Dibacok Saat Perjalanan Pulang ke Rumah
Polisi masih mendalami penyebab tewasnya ARK (16), suporter salah satu klub usai menonton sepak bola di Stadion Pakansari, Bogor. Korban bersimbah darah usai diserang orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam.
Kapolsek Tamansari, Iptu Eka Duta Beliawan belum mengetahui secara terperinci penyebab tewasnya ARK di Jalan Raya Bogor.
"Luka ada, katanya sih luka dari benda tajam," ujar Eka, Senin (26/10/2026).
Namun akibat pembacokan itu, ARK mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya akibat sabetan senjata tajam.
"Ada di bagian punggung juga kurang lebih," jelas Eka.
Korban mendapatkan penyerangan dari orang tidak dikenal saat perjalanan menuju rumahnya di wilayah Ciapus, Kabupaten Bogor. Saat diperjalanan tepatnya Jalan Raya Jakarta-Bogor, korban dihadang sekelompok orang dan mengalami pengeroyokan.
"Ya kalau untuk informasi di lapangan yang saya dapat, Almarhum ini baru pulang nonton (Pakansari). Pulangnya di cegat sama OTK mungkin dikeroyok atau seperti apa," terang Eka.