Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria bernama Rian (29) tewas dalam dugaan pembunuhan di kawasan Letter S Buana Jaya HTI Register 44, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Minggu (25/10/2026) malam.
Korban diduga diserang menggunakan senjata tajam oleh seseorang yang mengenakan penutup wajah. Rian sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari masuk ke rumah warga sebelum akhirnya tersungkur sekitar 200 meter dari rumah tersebut.
Advertisement
Kasat Reskrim Polres Way Kanan, Iptu Riswanto, mengatakan polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
"Peristiwa dugaan pembunuhan tersebut saat ini masih dalam penyelidikan. Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta melakukan olah TKP," kata Riswanto saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika Rian bersama seorang rekannya mendatangi rumah warga sekitar pukul 16.00 WIB. Keduanya datang menggunakan sepeda motor Honda Revo.
Di rumah tersebut, Rian bertemu dengan Yuli Ana Sari, istri pemilik rumah. Yuli mengenal Rian sebagai kenalan suaminya saat mereka sama-sama menjadi warga binaan di Lapas Menggala.
Rian dan Yuli kemudian mengobrol di teras rumah hingga menjelang magrib. Sebelum kejadian, Rian sempat membeli tiga liter bahan bakar di warung milik Nyoman Lastri, mertua Yuli. Karena bahan bakar tersebut belum dibayar, Nyoman mendatangi rumah itu untuk menagih pembayaran.
Yuli kemudian meminta anaknya mengambil uang melalui layanan BRI Link. Rekan Rian turut pergi menggunakan sepeda motor untuk mengambil uang tersebut, sedangkan Rian tetap berada di teras rumah bersama Yuli.
Situasi berubah ketika seorang pria bernama Yakub datang dari arah depan sambil menyorotkan senter ke wajah Rian dan menanyakan asal-usulnya.
"Tak lama kemudian, seseorang yang mengenakan penutup kepala dan pakaian gelap muncul dari belakang korban. Pelaku diduga membawa senjata tajam jenis golok," kata Riswanto.
Orang tersebut kemudian membacok Rian hingga mengenai bahunya. Korban berusaha menghindar dengan berlari masuk ke dalam rumah, tetapi pelaku diduga terus mengejarnya sambil melakukan pembacokan.
Korban Tersungkur Sekitar 200 Meter dari Rumah
Yuli berteriak meminta pertolongan saat menyaksikan serangan tersebut. Rian kemudian berlari keluar rumah, sementara orang yang menyerangnya terus mengejar.
Korban akhirnya tersungkur di tanah sekitar 200 meter dari rumah saksi dalam kondisi bersimbah darah.
Yuli berusaha mencari pertolongan hingga bertemu dengan anaknya dan rekan Rian. Mereka kemudian melihat korban sudah tergeletak di tanah.
Warga selanjutnya menghubungi kepolisian. Petugas bersama tenaga medis mendatangi lokasi sebelum korban dibawa ke Puskesmas Kampung Gisting Jaya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Rian mengalami sejumlah luka serius, antara lain di pipi kanan, leher, bahu kanan, dan jari kelingking kiri.
Polisi telah melakukan olah TKP, mendata saksi, berkoordinasi dengan tenaga medis dan tim Inafis Polres Way Kanan, serta mengumpulkan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Jenazah korban berada di kamar jenazah UPT Puskesmas Gisting Jaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.
"Kasus dugaan pembunuhan ini sedang dalam proses penyelidikan. Tim sudah menyebar di lapangan untuk mengumpulkan bahan informasi dan keterangan. Mohon waktu," tandas Riswanto.