Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengakui masa depannya di Old Trafford berada dalam ketidakpastian setelah Setan Merah menelan kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026).
Carrick tak menampik situasi sulit yang tengah dihadapi timnya, terutama setelah serangkaian hasil dan penampilan yang jauh dari harapan. Meski demikian, mantan gelandang Manchester United itu menegaskan komitmennya untuk selalu mengutamakan kepentingan klub, apa pun keputusan yang akan diambil terkait masa depannya.
Advertisement
"Ini situasi yang sulit dan tidak ada gunanya menyembunyikan hal tersebut. Mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya, saya benar-benar tidak tahu. Namun, saya selalu melakukan yang terbaik untuk klub ini dan sikap itu tidak akan berubah," ujar Carrick dilansir Manchester Evening News.
"Saya mencintai pekerjaan ini, mencintai posisi yang saya tempati, dan merasakan tanggung jawab besar. Namun, kami harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi," lanjutnya.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Carrick juga menanggapi dukungan yang diberikan suporter Manchester United. Ia mengaku merasakan emosi yang bercampur aduk ketika mendapatkan respons dari para pendukung Setan Merah.
Bantah Sudah Berpisah dengan Suporter
Meski begitu, Carrick membantah anggapan bahwa momen bersama suporter tersebut merupakan salam perpisahan dirinya sebagai pelatih Manchester United.
"Itu bukan salam perpisahan dari saya. Perasaan saya bercampur aduk. Saya ikut merasakan apa yang dialami para pemain karena mereka sedang melewati periode sulit," jelasnya.
"Ada beberapa hal yang bisa kami bantu atasi, tetapi ada pula situasi yang berkembang di luar kendali. Para pemain juga merasakan tekanan tersebut," tambah Carrick.
Dia mengaku tersentuh dengan dukungan yang tetap diberikan suporter meskipun Manchester United sedang mengalami masa sulit.
Situasi Sulit Manchester United
Menurutnya, hubungan emosional antara tim dan pendukung menjadi sesuatu yang sangat berarti, terutama ketika hasil pertandingan tidak berjalan sesuai harapan.
"Saya merasakan emosi yang bercampur aduk melihat respons suporter dan hubungan yang kami miliki dengan mereka, terutama dalam situasi seperti sekarang. Saya membutuhkan waktu untuk mencerna semuanya. Saya sangat menghargai dukungan mereka," ungkapnya.
Kendati mendapatkan dukungan dari suporter, Carrick tidak berusaha mencari alasan atas performa buruk Manchester United.
Ia secara terbuka mengakui bahwa hasil pertandingan maupun penampilan timnya belum memenuhi standar yang seharusnya ditunjukkan klub sebesar Manchester United.
"Namun, kenyataannya kami berada dalam situasi seperti sekarang. Hasil dan penampilan kami memang belum cukup baik," tegas Carrick.