4 Pemain Terburuk Chelsea Saat Dibungkam Tottenham 0-2

Chelsea kalah 0-2 dari Tottenham di Stamford Bridge. Mike Penders, Cole Palmer, Geovany Quenda, dan Morgan Rogers tampil mengecewakan.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 25 Oktober 2026, 09:32 WIB
Pemain Chelsea Geovany Quenda (kiri) dan pemain Tottenham Hotspur Micky van de Ven berebut bola dalam laga Premier League antara Chelsea vs Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu, 24 Oktober 2026. (John Walton/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Derby London di Stamford Bridge berakhir pahit bagi Chelsea. Menjamu Tottenham Hotspur pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027, Sabtu (24 Oktober 2026), The Blues menyerah 0-2 setelah kehilangan kendali pada fase akhir pertandingan.

Chelsea mampu mempertahankan skor imbang hingga turun minum. Namun, kesalahan kiper Mike Penders pada menit ke-77 mengubah jalannya laga, lalu Cole Palmer menerima kartu merah tiga menit kemudian dan membuat peluang tuan rumah untuk bangkit semakin tipis.

Tottenham akhirnya mengunci kemenangan melalui gol individu Mathys Tel pada menit ke-87. Di kubu Chelsea, sejumlah pemain gagal memenuhi ekspektasi, terutama ketika pertandingan memasuki periode krusial. Berikut empat pemain yang tampil paling mengecewakan.


Mike Penders

Penjaga gawang Chelsea Mike Penders (kedua dari kanan) gagal menghalau bola yang berujung pada gol bunuh diri dalam laga Premier League antara Chelsea vs Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu, 24 Oktober 2026. (John Walton/PA via AP)

Debut sebagai starter di Premier League menjadi pengalaman yang sulit dilupakan bagi Mike Penders. Kiper Chelsea itu sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup meyakinkan, termasuk melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Omar Marmoush dari jarak dekat.

Namun, penampilannya berubah setelah melakukan kesalahan pada menit ke-77 ketika mendapat tekanan dari Jan Paul van Hecke. Kekeliruan tersebut berujung pada gol pertama Tottenham dan membuat Chelsea harus mengejar ketertinggalan.

Penders kemudian kembali gagal mengantisipasi ancaman saat Tel mencetak gol pada menit ke-87. Tembakan pemain Tottenham itu melewati sisi dekat gawangnya. Dua momen tersebut membuat penampilan Penders menjadi salah satu faktor yang merugikan Chelsea.


Cole Palmer dan Geovany Quenda

Pemain Chelsea Cole Palmer bereaksi dalam laga Premier League antara Arsenal vs Chelsea di London, Inggris, Minggu, 6 September 2026. (AP Photo/Dave Shopland)

Cole Palmer gagal menjaga emosinya dalam pertandingan penting ini. Gelandang serang tersebut sempat memberikan ancaman pada awal laga dan memaksa Kinsky melakukan penyelamatan. Ia juga berkontribusi dalam upaya Chelsea menekan lawan.

Akan tetapi, Palmer kehilangan kendali menjelang akhir pertandingan. Ia menerima kartu kuning pertama pada menit ke-71 setelah bereaksi terhadap Mateus Fernandes. Sembilan menit kemudian, ia kembali mendapat kartu kuning akibat tekel ceroboh terhadap Conor Gallagher. Kartu merah itu semakin menyulitkan Chelsea untuk mengejar ketertinggalan.

Geovany Quenda juga tidak mampu memberikan dampak besar. Mendapat kesempatan menjadi starter di Premier League karena Joao Pedro mengalami cedera, pemain sayap tersebut sempat memenangkan beberapa pelanggaran pada awal laga. Namun, kontribusinya dalam menciptakan peluang berbahaya sangat terbatas. Quenda akhirnya digantikan Estevao pada menit ke-72.


Morgan Rogers

Pemain Tottenham Hotspur Sandro Tonali (tengah kiri) dan pemain Chelsea Morgan Rogers berebut bola dalam laga Premier League antara Chelsea vs Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu, 24 Oktober 2026. (John Walton/PA via AP)

Morgan Rogers menjalani pertandingan yang sulit ketika dimainkan sebagai penyerang tengah. Ia bekerja keras untuk membuka ruang, tetapi minimnya suplai bola berkualitas membuat perannya kurang efektif dalam membongkar pertahanan Tottenham.

Rogers sempat memaksa Kinsky melakukan penyelamatan pada babak pertama. Namun, pengaruhnya semakin berkurang seiring berjalannya pertandingan. Ia juga gagal membantu Chelsea menghasilkan tekanan yang konsisten ketika tim membutuhkan gol penyeimbang.

Frustrasinya memuncak pada masa tambahan waktu ketika ia menerima kartu kuning. Performa Rogers melengkapi daftar pemain Chelsea yang kesulitan memberikan kontribusi maksimal. Kekalahan ini memperlihatkan bagaimana kesalahan individu dan buruknya pengendalian emosi dapat merusak peluang tim dalam derby penting.

Sumber: GOAL


Klasemen

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya