Festival Halloween Scream or Dance 2026 Pindah Lokasi, Tiket Tetap Berlaku Tanpa Biaya Tambahan!

Scream or Dance 2026 pindah ke JIExpo untuk edisi kelima pada 31 Oktober hingga 1 November. Tiket yang sudah dibeli tetap berlaku tanpa biaya tambahan.

oleh Guntur MerdekawanDiterbitkan 23 Oktober 2026, 19:23 WIB
Scream or Dancce 2026 umumkan perubahan lokasi (Dok. Pribadi)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar terbaru buat para pencinta musik elektronik! Festival Halloween Scream or Dance 2026 mengumumkan perubahan lokasi penyelenggaraan ke Jakarta International Expo (JIExpo). Festival edisi kelima ini tetap dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026, dengan menghadirkan deretan DJ lokal dan internasional serta kolaborasi spesial yang siap memeriahkan suasana Halloween.

Keputusan pemindahan venue diambil setelah penyelenggara melakukan sejumlah evaluasi terkait berbagai faktor yang memengaruhi keberlangsungan acara. Pengumuman tersebut juga telah disampaikan melalui akun media sosial resmi Scream or Dance.

Pihak penyelenggara memahami bahwa perubahan lokasi bisa berdampak pada rencana pengunjung yang sudah mempersiapkan diri untuk datang. Karena itu, mereka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul sekaligus mengapresiasi kesabaran dan dukungan para Screamers selama proses penyesuaian berlangsung.

 


Pindah Venue ke JIExpo, Tiket yang Sudah Dibeli Tetap Berlaku

Scream or Dancce 2026 umumkan perubahan lokasi (Dok. Pribadi)

Buat kamu yang sudah mengamankan tiket Scream or Dance 2026, nggak perlu khawatir! Penyelenggara memastikan seluruh tiket yang telah dibeli tetap valid dan bisa digunakan di lokasi baru, yakni JIExpo.

Pengunjung juga tidak perlu melakukan perubahan tiket ataupun membayar biaya tambahan akibat perpindahan venue ini. Dengan begitu, para Screamers tetap bisa menikmati festival sesuai jadwal yang telah ditentukan tanpa harus membeli tiket baru.

Saat ini, tim penyelenggara tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis agar pelaksanaan acara di lokasi baru tetap berjalan dengan baik. Penyesuaian venue ini menjadi bagian dari upaya mereka untuk menjaga kelangsungan festival sekaligus memenuhi komitmen kepada para pengunjung.

Penyelenggara juga menyoroti aspek keberlangsungan pekerjaan dalam keputusan tersebut. Tercatat ada sekitar 2.000 pekerja yang terlibat dalam penyelenggaraan Scream or Dance, mulai dari tim produksi, kru teknis, hingga berbagai tenaga pendukung lainnya.

Dengan tetap melanjutkan acara, penyelenggara berharap komitmen kepada para pekerja dan seluruh pihak yang terlibat dapat terjaga. Jadi, meskipun ada perubahan lokasi, persiapan festival tetap berlanjut demi menghadirkan pengalaman musik elektronik yang maksimal.


Scream or Dance 2026 Hadirkan Cheat Codes hingga Jonas Blue

Scream or Dancce 2026 umumkan perubahan lokasi (Dok. Pribadi)

Scream or Dance dikenal sebagai festival musik elektronik bertema Halloween yang menjadi salah satu agenda besar bagi para pencinta EDM di Indonesia. Pada 2026, festival ini juga memperoleh peringkat ke-71 dalam kategori festival musik elektronik terbaik dunia versi majalah DJ Mag.

Lanjut Baca:

Tahun ini, Scream or Dance kembali membawa deretan penampil dari dalam dan luar negeri. Dari skena musik elektronik Indonesia, ada nama Dipha Barus, Bobby Suryadi, Bravy, hingga Whisnu Santika yang siap meramaikan panggung. Sementara itu, jajaran DJ internasional yang dijadwalkan tampil mencakup Cheat Codes, DubVision, Dash Berlin, dan Jonas Blue. Kehadiran mereka menjadi salah satu daya tarik bagi penggemar yang ingin menikmati berbagai warna musik elektronik dalam satu festival. Nggak cuma penampilan solo, Scream or Dance 2026 juga menyiapkan sejumlah kolaborasi spesial. Beberapa di antaranya adalah Bravy bersama duo DNA, Dipha Barus and Friends, serta Ramengvrl and Friends. Salah satu kolaborasi yang paling mencuri perhatian adalah penampilan Ben Nicky b2b Weird Genius b2b Wukong. Format back-to-back atau b2b ini mempertemukan para DJ dalam satu rangkaian penampilan, sehingga menjadi salah satu momen yang patut dinantikan oleh para penggemar musik elektronik. Dengan kombinasi DJ lokal, musisi internasional, dan kolaborasi lintas nama, festival ini menawarkan pengalaman yang lebih beragam untuk menemani perayaan Halloween tahun ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya