Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (23/10/2026). Seluruh sektor saham kompak berada di zona hijau pada awal sesi.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik ke level 5.397,34 dari penutupan perdagangan hari sebelumnya di posisi 5.387. Saat dipantau pada pukul 09.12 WIB, IHSG sempat menyentuh zona merah, tetapi bergerak cepat kembali ke jalur penguatan.
Advertisement
Pada pukul 09.13 WIB, IHSG tercatat makin melonjak hingga menguat 0,94 persen ke level 5.440,45. Indeks LQ45 turut terkerek 0,69 persen ke posisi 548,23. Seluruh indeks acuan saham bergerak menghijau.
Pada awal sesi perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertingginya di 5.442,97 dan level terendah di 5.366,29. Pergerakan IHSG ditopang oleh 426 saham yang menguat. Sementara itu, 140 saham melemah dan 173 saham stagnan.
Total frekuensi perdagangan saham tercatat mencapai 256.154 kali dengan volume perdagangan sebesar 5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham mencapai Rp 2 triliun. Adapun posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp 18.055.
Seluruh sektor saham menguat pada pagi ini. Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan tertinggi sebesar 1,66 persen, disusul sektor barang konsumen non-primer (noncyclicals) yang naik 1,45 persen.
Prediksi IHSG Hari Ini
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Jumat, (23/10/2026). IHSG berpotensi naik menuju 5.458-5.563. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG melanjutkan kenaikan 1,12% ke 5.387, dengan volume pembelian yang masih dominan pada perdagangan saham Kamis, 22 Oktober 2026.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, area penguatan minimal IHSG sebelumnya telah tercapai. IHSG diprediksi berada pada wave iv dari wave (iii) dari wave [v], dengan peluang menguat menuju 5.458-5.563.
“Waspadai potensi koreksi ke 5.332-5.366 dalam jangka pendek,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.185,4.915 dan level resistance 5.404,5.563.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 5.185-5.590.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT Buana Lintas Lautan (BULL).
Sementara itu, Herditya memilih saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Hartadinata Abadi Tbk (CUAN), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Buy on Weakness
Saham BRMS terkoreksi 2,70% ke 432, disertai penurunan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi BRMS sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C),” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 416-432
Target Price: 474, 500
Stoploss: below 406
2.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Trading Buy
Saham CUAN terkoreksi 1,78% ke 496, didukung munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi CUAN diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A.
Trading Buy: 484-494
Target Price: 595, 670
Stoploss: below 470
3.PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Buy on Weakness
Saham HRTA menguat 2,82% ke 1.640, dengan volume pembelian yang masih dominan meskipun mulai mengecil. Herditya menuturkan, saat ini, posisi HRTA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Buy on Weakness: 1.560-1.630
Target Price: 1.750, 1.850
Stoploss: below 1.485