Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang mengatasnamakan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri kembali beredar di media sosial. Terbaru, hoaks video Megawati memberi bantuan dana modal usaha untuk warung dan toko kelontong kecil.
Faktanya, video hoaks diambil dari kegiatan Megawati yang telah lama berlalu dan melalui proses penyuntingan menggunakan AI.
Advertisement
Lantas apa saja hoaks mengenai Megawati yang beredar di medsos? Simak daftar dan faktanya berikut ini:
1. Cek Fakta: Hoaks Video Megawati Beri Bantuan Modal Usaha untuk Warung Kecil
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan pemberian bantuan dana modal usaha untuk warung kecil. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 19 Oktober 2026.
Berikut isi transkrip video klaim:
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia saya akan memberikan bantuan berupa dana modal usaha untuk warung warung dan toko kelontong kecil yang usahanya dalam tahap perkembangan.
Saatnya kita membenahi diri demi menuju Indonesia emas di tahun mendatang dan menjalin silaturahmi sesama. Alhamdulillah program ini sudah mendapatkan izin resmi jadi jangan mengira sama dengan yang lain, saya menjaminkan pencairannya.
Dana bantuan ini sudah saya siapkan tinggal ditransfer untuk yang menerima saya mengucapkan selamat dan semoga bermanfaat. Langsung saja menghubungi Whatsapp saya untuk keterangan lebih lanjut dan pendaftaran. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh"
Unggahan disertai keterangan sebagai berikut:
"Butuh info tambahan modal usaha? Chat untuk syarat & simulasi. Konsultasi gratis"
Lalu benarkah klaim video Megawati Soekarnoputri memberikan bantuan dana modal usaha untuk warung kecil? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
2. Cek Fakta: Tidak Benar Video Megawati Promosikan Obat Nyeri Sendi
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mempromosikan obat nyeri sendi. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 April 2024.
Klaim video Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri promosikan obat nyeri sendi menampilkan Megawati sedang berbicara.
Berikut transkrip pembicaraanya:
"Dokter telah menyembunyikan kebenaran dan membohongi saya selama 17 tahun Nama saya Megawati Soekarnoputri dan saya sudah lama menderita nyeri sendi pada usia 60 tahun. Saya didiagnosa menderita osteoartritis, setiap hari menjadi tak tertahankan bagi saya saya tidak bisa berjalan normal dengan anak dan cucu saya, pergi ke toko, melakukan pekerjaan rumah tangga, semua karena rasa sakit yang tak tertahankan yang tidak kunjung berhenti Tetapi semakin memburuk selama 17 tahun.
Saya telah dirawat oleh dokter dokter terbaik di negara kami dan negara-negara Barat. Tetapi semua saran itu ternyata hanya membuang-buang waktu dan tidak memberikan efek yang diinginkan.
Awalnya obat penghilang rasa sakit membantu saya meringankan rasa sakit, tetapi setelah saya mulai mengalami masalah dengan panggul dan tulang belakang saya rasa sakit yang mengerikan itu kembali.
Pada satu titik rasa sakit itu menjadi sangat tak tertahankan sehingga satu-satunya jalan keluar adalah operasi dan rehabilitasi tanpa jaminan untuk sembuh.
Saya menyadari bahwa para dokter ingin menghasilkan uang dari saya dengan meresepkan obat-obatan mahal yang sulit didapat tetapi tidak memberikan hasil yang sama.
Beberapa bulan yang lalu saya bertemu dengan dokter Asri Zainul Abidin dan menceritakan masalah saya ternyata saya telah dibohongi dan ditipu selama ini, dia mengatakan bahwa kita perlu menemukan sumber penyebabnya dan menghilangkannya orang yang menderita nyeri lutut, leher, punggung dan panggul.
Memiliki ciri umum yang disembunyikan semua orang seiring bertambahnya usia, ketika jaringan sendi menjadi rapuh permukaan yang halus menjadi kering dan kusam Karena produksi kolagen yang tidak mencukupi.
Dengan obat rahasia berdasarkan bahan-bahan alami yang tersedia untuk semua orang, dan yang mengejutkan Saya rasa sakitnya hilang dalam seminggu. Untuk mempertahankan hasilnya saya menggunakan obat ini selama beberapa bulan dan sekarang saya merasa seperti berusia 20 tahun.
Karena efektivitasnya yang tinggi mereka tidak ingin memproduksi obatnya secara massal, karena orang akan berhenti pergi ke apotek dan memberikan uangnya kepada dokter.
Anda dapat membeli produknya sekarang juga dengan mengklik tautan dalam deskripsi. Cepatlah karena jumlahnya sedikit karena semakin banyak orang yang tertarik setiap hari dapatkan kesempatan untuk melihat dengan percaya diri ke masa depan tanpa rasa sakit, punya waktu untuk menyelamatkan persendian anda dan orang-orang yang anda cintai lebih lanjut untuk mengatasi nyeri lutut panggul leher dan punggung selamanya."
Benarkah klaim video Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri promosikan obat nyeri sendi? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Megawati dan Xi Jinping Nyatakan Perang dengan Umat Islam
Kabar tentang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden China Xi Jinping menyatakan perang terhadap umat islam beredar di media sosial.
Kabar tersebut disebarkan lewat sebuah video berjudul "BERITA HARI INI~MEGAWATI & XIN JINPING TERANG2AN NYATAKAN PERANG DG UMAT ISLAM~VIRAL NEWS" yang diunggah channel YouTube KABAR NKRI pada 2 Juli 2021.
Dalam video berdurasi 12 menit itu berisi potongan video dari pidato Megawati dan beberapa foto Xi Jinping.
Video yang disebarkan channel YouTube KABAR NKRI telah 66 ribu kali ditonton dan mendapat 695 komentar warganet.
Benarkah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden China Xi Jinping menyatakan perang terhadap umat islam? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.