27 Oktober 1982: Saat Populasi China Tembus 1 Miliar Orang

China mengumumkan populasi tembus 1 miliar orang pada 27 Oktober 1982, sebuah pencapaian demografi global.

oleh Nasywa FakhirahDiterbitkan 27 Oktober 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi Bendera China (AFP/STR)

Liputan6.com, Beijing - Momen ikonik dalam sejarah dicetak China ketika negara tersebut mengumumkan bahwa jumlah penduduknya telah lebih dari satu miliar pada 27 Oktober 1982. Di awal abad ke-19, angka ini diperkirakan dengan jumlah penduduk seluruh dunia.

Dikutip dari Christian Science Monitor, Selasa (27/10/2026), Badan Statistik Negara berkata tingkat pertumbuhannya sempat mengalami penurunan drastis selama beberapa tahun terakhir dan kini menunjukkan tren kenaikan.

Badan tersebut menyebutkan bahwa jumlah penduduk China daratan mencapai 1.008.175.288 jiwa, naik sebesar 45 persen sejak sensus nasional terakhir pada tahun 1964.

Mereka menambahkan jika populasi penduduk Taiwan, Hongkong, dan Makau ikut dihitung, total penduduk China mencapai 1.031.882.511 jiwa.

Jumlah penduduk ibu kota Beijing dilaporkan mencapai 9,2 juta jiwa, sedangkan Shanghai, kota terbesar di China, diperkirakan mencapai 11,9 juta jiwa. Sensus tersebut juga mengungkapkan bahwa 4,2 juta jiwa orang terdaftar sebagai anggota angkatan bersenjata China dan tiga dari empat warga negara tersebut yang berusia di atas 12 tahun bisa membaca dan menulis, menentang klaim pemerintah di tahun-tahun sebelumnya bahwa buta huruf telah hampir seluruhnya hilang sejak kekuasaan diambil alih oleh rezim komunis.

Walaupun China menetapkan kebijakan satu anak per keluarga yang ketat, populasinya bertambah sebanyak 14.399.601 selama tahun 1981, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 14,5 per seribu.

Angka ini jauh lebih tinggi daripada perkiraan 10 per seribu di tahun 1980, walaupun hal ini menegaskan adanya penurunan tajam dalam tingkat pertumbuhan dari 27,8 per seribu pada tahun 1964.

Dengan kata lain, walaupun angka kematian pada tahun 1981 hampir sama dengan angka kematian tahun 1980, jumlah bayi yang lahir di tahun 1981 lebih banyak 5,5 juta jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar bayi "tambahan" yang lahir di tahun 1981 diyakini adalah anak-anak yang tinggal di pedesaan.

Gerakan satu anak per keluarga paling berhasil di perkotaan, tempat tinggal seperlima penduduk China. Hal ini karena sebagian besar pasangan perkotaan tinggal di tempat yang sempit, di daerah-daerah yang sulit mendapatkan sekolah berkualitas dan layanan lainnya. Banyak pula pasangan yang lebih tertarik untuk meningkatkan taraf hidup mereka sendiri daripada memiliki anak.

Ironisnya, di pedesaan, di mana kebijakan insentif ekonomi pemerintah paling berhasil, program keluarga berencana justru menghadapi kendala terbesar.

Kebijakan ekonomi ini mendorong peningkatan produksi biji-bijian dan tanaman industri, seperti kapas dan biji-bijian penghasil minyak, serta meningkatkan pendapatan petai lewat usaha sampingan.

Keberhasilan kebijakan-kebijakan ini, yang meningkatkan pendapatan dan mendorong para petani untuk membangun rumah yang lebih besar, membuat mereka mengabaikan gerakan satu anak per keluarga.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya