Liputan6.com, Jakarta - Pedri menilai duel lini tengah akan menjadi salah satu faktor penentu saat Barcelona menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Parc des Princes, Paris, pada Rabu (21/10/2026) dini hari WIB.
Kedua tim sama-sama mengawali fase liga dengan catatan sempurna setelah meraih dua kemenangan beruntun. PSG dan Barcelona mengoleksi enam poin, dengan klub asal Paris tersebut menempati puncak klasemen, sementara Blaugrana berada tepat di bawahnya.
Advertisement
Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi Barcelona untuk membalas kekalahan dari PSG pada fase liga musim lalu. Tim asuhan Hansi Flick itu ingin mempertahankan tren positif sekaligus menunjukkan kemampuan mereka saat menghadapi salah satu pesaing kuat di Eropa.
Pedri menyadari pertandingan tersebut akan menghadirkan tantangan besar bagi Barcelona. Gelandang asal Spanyol itu menilai penguasaan bola dan kemampuan kedua tim dalam mengendalikan permainan bakal berpengaruh terhadap hasil akhir.
Ingin tahu jadwal pertandingan Liga Champions terbaru? Intip selengkapnya di sini.
Pedri Prediksi Pertarungan Sengit di Lini Tengah
Pedri memperkirakan pertandingan melawan PSG akan berlangsung ketat, terutama dalam perebutan kendali permainan di lini tengah. Menurutnya, kedua tim sama-sama menghadapi kesulitan ketika harus bermain tanpa penguasaan bola.
Karena itu, Pedri menilai tim yang mampu menguasai bola akan memiliki peluang lebih besar untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Ia juga percaya Barcelona sedang berada dalam kondisi yang mendukung mereka untuk menerapkan permainan tersebut.
"Saya membayangkan pertandingan yang sengit. Saya pikir kedua lini tengah akan kesulitan ketika tidak menguasai bola. Tim yang menguasai bola akan menentukan jalannya pertandingan. Kami sedang berada dalam tren bagus untuk melakukannya," kata Pedri.
Pedri Tak Anggap Laga PSG vs Barcelona sebagai Final
Pedri menyadari pentingnya pertandingan melawan PSG, tetapi ia tidak ingin menganggapnya sebagai final meski kedua tim memiliki ambisi besar di Liga Champions. Menurutnya, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga Barcelona harus tetap fokus menjalani setiap pertandingan.
Gelandang berusia 23 tahun itu ingin timnya melanjutkan performa positif ketika menghadapi lawan yang memiliki kualitas tinggi. Pertandingan di Paris juga akan menjadi kesempatan bagi Barcelona untuk mengukur kemampuan mereka di level Eropa.