Misteri Hilangnya Siswi SMP di Pringsewu Terungkap

RFA diketahui meninggalkan rumah tanpa pamit sejak Jumat (9/10/2026).

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 19 Oktober 2026, 02:10 WIB
Polisi berhasil menemukan siswi SMP yang sempat hilang kontak selama sepekan (Liputan6.com/Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kekhawatiran keluarga menyelimuti pencarian seorang siswi SMP berusia 13 tahun asal Kabupaten Pringsewu, Lampung, yang hilang kontak selama sepekan. Remaja berinisial RFA itu akhirnya ditemukan polisi di kawasan belakang Pasar Minggu, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, saat bersama temannya.

RFA diketahui meninggalkan rumah tanpa pamit sejak Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Sejak saat itu, keluarga tidak mengetahui keberadaannya dan kesulitan menghubungi remaja yang masih duduk di bangku kelas II SMP tersebut.

Kekhawatiran keluarga semakin besar hingga akhirnya Sutopo (56), kerabat RFA, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pringsewu untuk melaporkan kehilangan anggota keluarganya pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk menelusuri keberadaan RFA.

Upaya pencarian membuahkan hasil pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB. Polisi mendapatkan informasi bahwa RFA berada di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Berbekal informasi itu, personel Polres Pringsewu bersama perwakilan keluarga bergerak menuju lokasi. RFA akhirnya ditemukan di kawasan belakang Pasar Minggu, Kecamatan Gedongtataan, saat bersama temannya.

 

Ditemukan

Polisi berhasil menemukan siswi SMP yang sempat hilang kontak selama sepekan (Liputan6.com/Istimewa)

Setelah ditemukan, RFA dibawa ke Polres Pringsewu untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga agar dapat kembali ke rumah.

Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra mengatakan, polisi menindaklanjuti laporan orang hilang dengan melakukan penyelidikan dan menelusuri informasi yang diperoleh petugas.

Dadi mengatakan, informasi dari keluarga maupun masyarakat memiliki peran penting dalam membantu proses pencarian orang hilang.

"Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila ada anggota keluarga yang hilang sehingga upaya pencarian dapat dilakukan secepatnya," katanya, Minggu (18/10).

Berdasarkan keterangan awal, RFA meninggalkan rumah setelah sempat dimarahi oleh kerabatnya.

"Setelah itu, RFA meminta seorang teman menjemputnya sebelum pergi ke wilayah Kabupaten Pesawaran," ungkapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya