Bupati Klaten Kena OTT KPK, PDIP: Senin Besok Kami Pecat

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang terjerat OTT KPK merupakan kader PDIP.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 17 Oktober 2026, 20:53 WIB
Ketua Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) Komarudin Watubun (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat kadernya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

PDIP akan memecat Hamenangan setelah terkena OTT dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Hari Senin besok, kami pecat. Hari Senin kami akan keluarkan surat rekomendasi pemecatan dengan tidak hormat ke yang bersangkutan," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun, Sabtu (17/10/2026).

Komarudin mengaku, pihaknya menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut. Ia mengaku telah berulang kali mengingatkan para kadernya, baik yang bertugas di eksekutif maupun legislatif, untuk bekerja demi kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Komarudin menegaskan kepada seluruh kader PDIP jangan menggunakan kesempatan untuk korupsi.

"Baru 23 hari yang lalu, tanggal 14 September yang lalu, saya panggil beberapa kepala daerah termasuk ada yang bersangkutan, ke DPP, mengingatkan lagi mengenai hal tersebut," kata Komarudin.

Dia menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga selalu mengingatkan para kadernya, baik di eksekutif maupun legislatif, untuk menjauhi praktik korupsi. Sebab, mereka bertugas untuk melayani rakyat, bukan mengumpulkan kekayaan lewat korupsi.

Menurutnya, kader boleh bekerja keras untuk membangun usaha dan mengumpulkan kekayaan, yang terpenting bukan dari hasil korupsi.

Ia mengaku telah mengingatkan para kader agar tidak melakukan tindakan tercela termasuk korupsi. Namun, peringatan tersebut masih saja diabaikan hingga berujung pada tindakan yang merugikan untuk rakyat.

"Berkeringat untuk mendirikan usaha boleh, tetapi jangan dari hasil korupsi," jelasnya.

Komarudin kembali memperingatkan kepada seluruh kader PDIP baik di eksekutif maupun legislatif agar tidak melakukan tindakan yang sama. Ia menegaskan, partai tidak akan ragu-ragu melakukan pemecatan.

"Kami tidak akan tolerir untuk tindakan-tindakan begitu," tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya