Mengenal Standalone Market, Kelas Terendah di Peta Pasar Saham Dunia

Standalone market merupakan golongan pasar saham global yang terendah.

oleh Thurfah Mahira AhnafDiterbitkan 16 Oktober 2026, 12:39 WIB
Seorang pria melihat ponselnya di depan layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang anjlok signifikan selama pembukaan pasar, di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Rabu 13 Mei 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Penyedia indeks saham global Morgan Stanley Capital International (MSCI) Inc mengumumkan konsultasi terkait usulan status pasar saham Indonesia pada Kamis, 15 Oktober 2026.

MSCI Inc mengumumkan dimulainya konsultasi mengenai usulan untuk mengklasifikasi ulang indeks MSCI Indonesia dari status pasar berkembang (Emerging Market) menjadi pasar mandiri (Standalone Market). 

MSCI menilai klasifikasi Indonesia sebagai Pasar Berkembang (Emerging Market) tidak lagi tepat, sehingga MSCI memulai konsultasi mengenai usulan untuk mengklasifikasikan ulang Indonesia sebagai Pasar Mandiri (Standalone Market).

Masukan dari para pelaku pasar menunjukkan klasifikasi ulang ke kategori Pasar Perbatasan (Frontier Markets) tidak akan mencerminkan kedalaman permasalahan pasar yang ada secara tepat.

"MSCI berencana untuk melanjutkan usulan klasifikasi ulang ini, kecuali jika proses konsultasi menunjukkan bukti yang jelas mengenai perbaikan substansial dalam tata kelola dan fungsi pasar yang dapat menjadi dasar untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut,” demikian mengutip MSCI.

MSCI akan mengumumkan keputusan akhirnya pada akhir Juni 2027, dan dapat memberikan informasi terkini mengenai masukan dari pelaku pasar selama periode konsultasi berlangsung, demikian mengutip laman MSCI.

Seiring hal itu apa pengertian Standalone Market?

MSCI, penyedia indeks saham global yang dipakai investor institusional, menilai pasar modal tiap negara setiap tahun. Hasilnya menggolongkan pasar ke empat kelompok: developed, emerging, frontier, dan standalone.

Standalone market adalah kelompok keempat, yang paling jarang dibahas. Pasarnya tetap dipantau dan punya indeks sendiri, tetapi tidak masuk indeks emerging markets maupun frontier markets.

Ada dua jalan menuju status ini. Pertama, pasar baru yang belum pernah dicakup MSCI, atau yang sebelumnya tertutup bagi sebagian investor. Kedua, pasar yang turun kelas dari kategori lain.

Jalan kedua dijelaskan MSCI dengan lugas. Penurunan ke standalone bisa terjadi karena penurunan parah pada aksesibilitas pasar atau ukuran dan likuiditas. Artinya, pasar menjadi sangat sulit dimasuki, atau terlalu kecil dan sepi transaksi.

Penilaian bertumpu pada tiga kriteria: perkembangan ekonomi, ukuran dan likuiditas, serta aksesibilitas pasar. Kriteria terakhir memuat lima aspek, mulai dari keterbukaan bagi investor asing hingga kemudahan arus modal.

Salah satu aspeknya adalah stabilitas kelembagaan. MSCI mencermati rekam jejak intervensi pemerintah terhadap investor asing. Pasar yang kerap mengekang pemodal asing berisiko dinilai rendah.

 

Mengenal Metodelogi Standalone Market MSCI

Layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta pada Senin 9 Februari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik ke level 8.000 pada penutupan perdagangan, Senin (9/2/2026). (BAY ISMOYO/AFP)

 

Mengutip MSCI, indeks pasar standalone atau pasar mandiri MSCI secara garis besar diklasifikan ke dalam dua kelompok. Pasar yang baru memenuhi syarat, dan pasar yang sebelumnya dikategorikan sebagai pasar maju (developed), pasar berkembang (emerging) atau pasar perbatasan (frontier), yang kemudian diklasifikasikan ulang ke dalam status Standalone.

Pasar yang baru memenuhi syarat dapat berupa pasar baru yang sebelumnya tidak dicakup oleh MSCI atau pasar yang sebelumnya tertutup bagi kelompok investor tertentu.

Pembentukan Pasar Standalone untuk Pasar yang Baru Memenuhi Syarat

MSCI akan mempertimbangkan pembentukan pasar standalone bagi negara-negara yang saat ini belum dicakup oleh MSCI selama tinjauan indeks Mei (May Index Review). Pasar-pasar tersebut harus menunjukkan tingkat keterbukaan dan aksebilitas yang memadai bagi investor asing, serta tidak sedang mengalami periode ketidakstabilan ekonomi atau politik yang ekstrem.

-Indeks standar pasar Standalone (Standalone Market Standard Index) dapat dibentuk untuk negara-negara yang memiliki setidaknya dua perusahaan dengan sekuritas yang memenuhi persyaratan untuk Indeks Standar Pasar Perbatasan (Frontier Markets Standard Index).

-Indeks Investable Market (IMI) Pasar Standalone dapat dibentuk untuk pasar yang memiliki setidaknya satu perusahaan dengan sekuritas yang memenuhi persyaratan untuk indeks standar pasar perbatasan atau frontier market, serta setidaknya dua perusahaan dengan sekuritas yang memenuhi persyaran untuk indeks kapitalisasi kecil pasar perbatasan (Frontier Markets Small Cap Index).

MSCI juga mempertimbangkan ketersediaan dan akurasi data pasar saat memutuskan potensi pembentukan Indeks Pasar Standalone untuk negara-negara yang saat ini belum dicakup oleh MSCI. Pembentukan indeks pasar standalone MSCI semacam ini umumnya tidak memerlukan konsultasi dengan klien.

 

 

Klasifikasi Pasar Lain sebagai Pasar Standalone

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Angga Yuniar)

MSCI juga dapat mengklasifikasikan ulang pasar yang saat ini merupakan bagian dari Pasar Maju, Pasar Berkembang, atau Pasar Perbatasan menjadi Pasar Standalone untuk sementara waktu, jika terjadi penurunan drastis dalam aksesibilitas pasar, ukuran pasar, atau likuiditas di pasar tersebut.

Klasifikasi ulang pasar semacam ini dapat dilakukan di dalam maupun di luar siklus Tinjauan Indeks reguler. Waktu pelaksanaan klasifikasi ulang tersebut umumnya akan ditentukan melalui konsultasi dengan klien dan dikomunikasikan dengan tenggang waktu yang memadai sebelum diterapkan.

Pemeliharaan Indeks Pasar Standalone

Indeks pasar Standalone MSCI diatur oleh metodologi yang berlaku untuk indeks negara (country indexes) MSCI yang diklasfikasikan sebagai pasar maju, pasar berkembang atau pasar perbatasan.

Meskipun pasar yang baru memenuhi syarat umumnya dikelola dengan memakai kriteria yang diterapkan untuk frontier markets atau pasar perbatasan, aturan yang berlaku bagi kategori pasar lain mungkin diterapkan, bergantung pada ukuran dan likuiditas pasar tertentu pada saat pembentukan Standalone Market Index (Indeks Pasar Mandiri).

Untuk pasar yang diklasifikasikan ulang dari pasar maju, pasar berkembang dan pasar perbatasan, MSCI pada umumnya akan menerapkan metodologi yang sebelumnya berlaku bagi pasar itu sebelum diklasifikasikan ulang ke dalam status Standalone (mandiri).

MSCI akan memberikan klasifikasi mengenai aturan pengelolaan untuk indeks negara MSCI yang mengalami klasifikasi ulang.

Penyertaan Pasar yang Baru Memenuhi Syarat

Secara umum, Standalone Market Indexes yang mencakup pasar-pasar yang baru memenuhi syarat dapat dimasukkan ke dalam Indeks Pasar Perbatasan (MSCI Frontier Markets Indexes) paling cepat pada Tinjauan Indeks bulan Mei, setelah pembentukan Indeks Standar Pasar Berdiri Sendiri (Standalone Market Standard Index) untuk pasar tersebut.

Pasar yang memenuhi persyaratan minimum untuk dimasukkan ke dalam Indeks Pasar Perbatasan atau Frontier MSCI dapat ditambahkan ke dalam daftar tinjauan pasar untuk kemungkinan reklasifikasi sebagai bagian dari Tinjauan Klasifikasi Pasar MSCI yang rutin. MSCI akan mengumumkan pasar mana saja yang akan dimasukkan ke dalam kategori Pasar Perbatasan setidaknya enam bulan sebelum Tinjauan Indeks Mei yang akan datang.

Beberapa Pasar Standalone mungkin menunjukkan tingkat aksesibilitas pasar dan pembangunan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan Pasar Perbatasan.

Selain itu, pasar-pasar ini mungkin memenuhi persyaratan ukuran dan likuiditas untuk kategori Pasar Maju (Developed Markets) atau Pasar Berkembang (Emerging Markets).

Dalam kasus seperti ini, MSCI dapat memasukkan Indeks Standalone Market tersebut ke dalam Indeks Pasar Maju MSCI atau Indeks Pasar Berkembang MSCI. MSCI akan meninjau klasifikasi pasar dari Pasar Standalone tersebut dalam Tinjauan Klasifikasi Pasar MSCI yang rutin, dan keputusan mengenai apakah pasar tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam Indeks Pasar Maju atau Indeks Pasar Berkembang hanya akan diambil setelah melalui konsultasi dengan klien.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya