Michael Carrick Akui Start Manchester United Jauh dari Harapan, tetapi Yakin Bisa Bangkit

Michael Carrick mengakui start Manchester United jauh dari harapan jelang lawan Atletico Madrid. Setan Merah bertekad bangkit di Liga Champions.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 13 Oktober 2026, 08:50 WIB
Pelatih kepala Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, tampak memberi isyarat di pinggir lapangan saat pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Tottenham Hotspur di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 10 Oktober 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Michael Carrick mengakui Manchester United mengawali musim 2026/2027 dengan hasil yang jauh dari harapan. Meski demikian, pelatih Setan Merah itu tetap optimistis timnya mampu melewati periode sulit saat bersiap menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions.

Manchester United dijadwalkan bertandang ke Stadion Metropolitano pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB untuk menjalani pertandingan kedua fase liga Liga Champions. Setan Merah membawa modal kemenangan 4-0 atas Sabah FK pada laga pembuka kompetisi tersebut di Old Trafford pada September lalu.

Namun, performa Manchester United di Premier League masih belum memuaskan setelah hanya mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan pertama. Catatan itu menjadi awal terburuk mereka di liga sejak musim 1986/1987, ketika hanya meraih empat poin dalam jumlah pertandingan yang sama.

Carrick menyadari tekanan terhadap timnya meningkat akibat hasil tersebut, tetapi ia menegaskan situasi itu bukan alasan untuk menyerah. Di tengah persiapan menghadapi Atletico Madrid, Manchester United juga mendapat kabar baik dengan kembalinya Matthijs de Ligt ke dalam rombongan tim setelah absen panjang akibat cedera punggung.


Carrick Akui Start Manchester United Jauh dari Harapan

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, bertepuk tangan memberikan apresiasi terhadap tim dan pendukung di Old Trafford setelah kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK pada laga matchday pertama Liga Champions 2026/2026, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Carrick tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa Manchester United pada awal musim ini. Ia menyadari timnya seharusnya mampu mengumpulkan hasil yang lebih baik, meskipun perjalanan musim masih panjang dan periode sulit merupakan bagian dari proses yang harus dihadapi.

Pelatih yang mengambil alih tim pada Januari setelah kepergian Ruben Amorim itu juga mengingatkan bahwa klub lain, termasuk Atletico Madrid, pernah mengalami masa ketika hasil pertandingan tidak berjalan sesuai rencana. Karena itu, ia meminta para pemain Manchester United untuk tetap menghadapi tekanan dan tidak menganggap situasi saat ini sebagai sebuah bencana.

"Kami mengharapkan hasil yang jauh lebih baik. Saya tahu akan ada periode ketika situasi menjadi lebih sulit, dan itu merupakan bagian dari perjalanan," kata Carrick.

"Ada saat-saat ketika Atletico juga tidak mendapatkan hasil sesuai rencana. Mereka memang pernah meraih kesuksesan, tetapi perjalanan mereka tidak selalu berjalan mulus," ujar Carrick.


Carrick Minta Manchester United Segera Perbaiki Kesalahan

Pemain Manchester United (MU) merayakan gol yang dicetak Bruno Fernandes dalam laga kontra Sabah FK pada matchday pertama Liga Champions 2026/2027 di Old Trafford, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Carrick menilai Manchester United masih memiliki sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi, terutama dalam mengantisipasi gol lawan. Menurutnya, tiga gol terakhir yang bersarang di gawang Setan Merah sebenarnya dapat dicegah jika tim mampu mengambil keputusan yang lebih baik.

Lanjut Baca:

Ia juga memahami kekecewaan para pendukung yang mengharapkan performa lebih konsisten dari Manchester United. Carrick menegaskan timnya memiliki tanggung jawab untuk memberikan hasil yang lebih baik kepada suporter dan melewati periode sulit bersama-sama. "Saya memahami mengapa orang-orang menganggap situasi ini sebagai sebuah bencana, tetapi pola pikir kami tidak seperti itu. Kami harus mampu menghadapinya," kata Carrick. "Tiga gol terakhir yang kami kebobolan sebenarnya bisa kami cegah dengan melakukan sesuatu secara berbeda. Hal itu bisa menjadi pembeda," ujar Carrick.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya