Sopir Taksi Online Lolos dari Begal, Sempat Ditusuk dan Nyaris Ditabrak

Korban sempat berusaha melawan, tetapi kemudian ditendang hingga terjatuh dari mobil.

oleh Zahraa DevanaDiterbitkan 12 Oktober 2026, 17:27 WIB
Sopir Taksi Online Lolos dari Begal, Sempat Ditusuk dan Nyaris Ditabrak

Liputan6.com, Jakarta - Sopir taksi online Ahmad Andalusi menjadi korban pencurian dengan kekerasan di Pamulang, Tangerang Selatan, pada Selasa (6/10/2026). Dia mengaku ditusuk berkali-kali oleh pelaku hingga harus berjuang menyelamatkan diri.

Ahmad menceritakan, peristiwa itu bermula ketika menerima pesanan perjalanan melalui aplikasi taksi online. Saat tiba di lokasi penjemputan, orang yang hendak menggunakan jasanya ternyata seorang pria, berbeda dengan identitas pemesan yang tercantum dalam aplikasi.

Awalnya, Ahmad menolak mengantarkan pria tersebut karena identitasnya tidak sesuai dengan pesanan. Namun, setelah pria itu memohon, dia akhirnya bersedia mengantarkannya menuju kawasan Bambu Apus, Pamulang.

“Begitu sampai tujuan, alasannya mau mengambil uang tunai di kosannya. Saya tunggu sekitar 15 menitan. Begitu dia balik lagi ke mobil, langsung menyerang, langsung tusuk,” kata Ahmad saat ditemui, Senin (12/10/2026).

Ahmad mengaku mengalami sejumlah luka akibat serangan senjata tajam saat berada di dalam mobil. Dia sempat berusaha melawan, tetapi kemudian ditendang hingga terjatuh dari mobil.

“Dia menendang saya dua kali di mobil, baru saya jatuh,” ujarnya.

Setelah terjatuh, Ahmad berusaha menjauh untuk meminta pertolongan. Namun, pelaku diduga mengejarnya menggunakan mobil milik korban yang telah dibawa kabur.

Ahmad mengatakan, pria tersebut bahkan sempat berusaha menabraknya ketika dirinya berupaya menyelamatkan diri.

“Iya, benar. Sempat ditabrak kayak gitu. Untung saya buang badan,” tuturnya.

Ahmad kemudian berlari menuju kawasan permukiman yang ramai untuk meminta bantuan warga. Menurut dia, pelaku akhirnya meninggalkan lokasi setelah warga mulai keluar.

Dalam kejadian itu, Ahmad mengaku kehilangan mobil, dompet, dan telepon genggam. Namun, mobil miliknya kini telah diamankan pihak kepolisian.

“Sudah ditahan sama Polsek,” katanya saat ditanya mengenai keberadaan mobil tersebut.

 

Pelaku Bawa Sembilan Pisau

Ahmad juga menyampaikan informasi yang menurutnya diperoleh dari polisi mengenai senjata tajam yang ditemukan di dalam tas pelaku.

“Ditemukan di tasnya itu ada sembilan pisau. Memang bawa tas dia posisinya. Yang ditemukan sembilan pisau, tapi yang dipakai cuma dua, yang panjang sama yang bengkok,” ungkapnya.

Informasi mengenai jumlah dan jenis senjata tajam tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak kepolisian.

Ahmad telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Pamulang. Dia juga menyampaikan apresiasi atas penanganan petugas kepolisian serta bantuan warga yang menolongnya saat kejadian.

Sebelumnya, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial AA (21) yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap sopir taksi online di kawasan Pamulang.

Kanit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Reza Arif Hadafi mengatakan, terduga pelaku menggunakan akun layanan taksi online atas nama perempuan untuk mengelabui korban. Pelaku juga diduga berencana menjual mobil dan telepon genggam milik Ahmad.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya