Liputan6.com, Jakarta - Sidang lanjutan kasus dugaan produk kosmetik ilegal yang menyeret nama dr. Richard Lee kembali digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Kamis (8/10/2026). Dokter kecantikan sekaligus YouTuber tersebut menghadirkan saksi fakta dari internal PT Athena untuk mengungkap kebenaran terkait pengelolaan perusahaan.
Dua saksi yang memberikan keterangan adalah Ali Gusman, bagian sumber daya manusia (HRD), dan Edison dari bagian operasional. Kehadiran saksi ini bertujuan membuktikan bahwa dirinya tidak memegang kendali atas operasional harian maupun kebijakan manajerial klinik kecantikan tersebut.
Advertisement
"Dalam hal ini tidak ada hubungan kerja secara langsung, maksudnya tidak ada sama sekali. Jadi proses mulai dari laporan, persetujuan, apapun dokumen itu tidak melalui beliau," ujar Ali Gusman dalam sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Kamis (8/10/2026).
"Tetapi memang secara dokumen di akta beliau adalah bentuk penanam modal, tetapi beliau tidak sama sekali terlibat dalam proses aktivitas administratif kami tiap hari," sambungnya.
Saksi Tunjukkan Struktur Bagan Perusahaan
Di ruang persidangan, saksi membentangkan lembaran besar bagan struktur organisasi PT Athena periode 2022 dan 2024 di hadapan majelis hakim. Bagan tersebut memperlihatkan posisi pengambil keputusan tertinggi operasional berada di bawah wewenang David Lee Thomson selaku Presiden Direktur.
Nama dr. Richard Lee sama sekali tidak tercantum di dalam struktur kepengurusan maupun jajaran direksi pelaksana perusahaan. "Iya, beliau tertinggi, penentu keputusan, persetujuan, wewenang, semua di tangan beliau. Tidak bisa, karena dokter tidak ada di struktur, di struktur pusat tidak ada," kata Ali Gusman.
Saksi bagian operasional bernama Edison turut memperkuat keterangan bahwa dr. Richard Lee tidak memiliki kewenangan kantor. Kehadiran sang dokter ke kantor Athena hanya sebatas keperluan pembuatan konten kreatif atau memberikan pelatihan teknis bagi dokter cabang.
Perusahaan Berjalan Mandiri
Seluruh aktivitas harian perkantoran dipastikan berjalan mandiri di bawah komando manajemen tanpa intervensi sang dokter. "Semenjak saya masuk di Athena, saya enggak pernah lihat dokter kerja di situ. Pernah ada waktu itu dokter melatih dokter cabang," ucap Edison.
Fakta lain yang terkuak dalam sidang adalah ketiadaan relasi langsung antara dr. Richard Lee dengan para vendor rekanan produsen. Seluruh surat pesanan barang maupun penandatanganan kerja sama ditangani langsung oleh divisi operasional bersama Presiden Direktur. Komunikasi serta negosiasi bisnis sepenuhnya menjadi tanggung jawab pimpinan eksekutif perusahaan.
"Tidak pernah, selama saya kerja di situ selalu ketemu vendor Pak David dan saya pernah ikut," ungkap Edison di hadapan majelis hakim.