Prediksi Inter vs Parma: Nerazzurri Bidik Puncak Klasemen

Prediksi Inter vs Parma pada pekan keenam Serie A 2026-27, Sabtu 10 Oktober 2026. Simak analisis kekuatan tim dan prediksi skor.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 09 Oktober 2026, 08:52 WIB
Pemain Inter Milan Ange-Yoan Bonny (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan Liga Italia antara Inter Milan dan Udinese di Giuseppe Meazza, Italia, Selasa (15/9/2026). (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan berpeluang mengambil alih puncak klasemen Serie A 2026-27 ketika menjamu Parma di Stadion San Siro, Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 23.00 WIB. Sang juara bertahan membutuhkan tiga poin untuk menjaga persaingan di papan atas setelah melewati awal musim yang produktif.

Laga Inter vs Parma mempertemukan dua tim dengan kondisi yang kontras. Nerazzurri belum terkalahkan di Serie A dan mengoleksi 13 poin, sedangkan Parma baru mengumpulkan empat poin dari lima pertandingan awal.

Pergantian pelatih di kubu Parma menambah tantangan bagi tim tamu. Sementara itu, Inter memiliki kesempatan memperpanjang tren positif di kandang sekaligus memanfaatkan keunggulan kualitas skuad untuk meraih kemenangan.


Inter Punya Modal Kuat untuk Menang

Inter Milan sebelum pertandingan Liga Italia pekan kedua melawan Cagliari di Unipol Domus, Senin (31-8-2026) dini hari WIB. (Dok. X @Inter)

Inter menunjukkan mentalitas kuat dalam tiga pertandingan terakhir Serie A. Pasukan Cristian Chivu bangkit untuk mengalahkan Napoli dalam laga dengan lima gol, kemudian menundukkan Udinese 5-3 setelah sempat tertinggal dua gol.

Inter kembali memperlihatkan daya juang saat menghadapi AS Roma. Sempat tertinggal, Nerazzurri berhasil membawa pulang hasil imbang 2-2 dari Olimpico. Lautaro Martinez menjadi sosok penting setelah mencetak gol pada awal babak kedua dan kembali menyamakan kedudukan.

Hasil tersebut membuat Inter mengoleksi 13 poin, sama dengan Roma dan Lazio. Kemenangan atas Parma akan membuka peluang bagi Inter untuk sementara memimpin klasemen sebelum kedua rival ibu kota tersebut memainkan pertandingan mereka.

Produktivitas lini depan menjadi kekuatan utama Inter. Mereka rata-rata mencetak tiga gol per pertandingan Serie A musim ini dan memiliki catatan tembakan tepat sasaran terbanyak di kompetisi tersebut.

Inter juga berpeluang memenangi empat pertandingan kandang pertama di Serie A untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun. Statistik tersebut memperkuat posisi tuan rumah sebagai favorit.


Parma Hadapi Tantangan di Bawah Pelatih Baru

Pemain Inter Milan Nicolo Barella (kiri) berebut bola dengan pemain Parma Abdoulaye Ndiaye pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Parma di Milan, Italia, Minggu, 3 Mei 2026. (AP Photo/Luca Bruno)

Parma datang ke San Siro dengan situasi yang kurang ideal. Klub memecat Carlos Cuesta meskipun pelatih asal Spanyol tersebut membawa timnya menang 2-1 atas Genoa sebelum jeda internasional.

Alberto Gilardino kemudian ditunjuk sebagai penggantinya. Ia bukan sosok asing bagi Parma karena pernah mencetak 56 gol dalam tiga musim bersama klub tersebut pada periode 2002 hingga 2005.

Lanjut Baca:

Namun, tugas Gilardino langsung berat. Parma baru mengumpulkan empat poin dan telah menelan empat kekalahan tandang secara beruntun sejak penghujung musim lalu. Masalah Parma juga terlihat dalam produktivitas serangan. Mereka menjadi tim dengan jumlah tembakan tepat sasaran paling sedikit di Serie A musim ini. Statistik tersebut berbanding terbalik dengan Inter yang memiliki daya gedor jauh lebih meyakinkan. Parma perlu memperkuat pertahanan dan menjaga kedisiplinan sejak awal pertandingan. Jika terlalu banyak memberikan ruang kepada pemain Inter, peluang mereka untuk mencuri poin akan semakin kecil.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya