Top 3: IEA Lepas Stok Solar, Harga Minyak Dunia Turun

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Jumat, (9/10/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 09 Oktober 2026, 06:30 WIB
Kenaikan harga minyak dunia dipicu beberapa faktor utama, terutama situasi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Tampak dalam foto, harga bensin yang melebihi 8 delapan dolar AS per galon tertera di sebuah SPBU Chevron di Los Angeles, California, pada 28 April 2026. (Frederic J. BROWN/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak dunia turun pada perdagangan Rabu setelah negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) sepakat memprioritaskan pelepasan stok solar untuk mengatasi lonjakan harga bahan bakar.

Mengutip CNBC, Kamis, 8 Oktober 2026, harga minyak Brent, yang menjadi patokan global, turun 38 sen menjadi US$ 100,20 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) turun US$ 1,16 menjadi US$ 88,28 per barel.

Direktur IEA Fatih Birol mengatakan negara anggota sepakat mendukung “prioritas pelepasan stok solar, sejauh memungkinkan, mengingat kondisi pasar solar yang saat ini ketat.”

Birol menyebut negara anggota IEA telah menggelontorkan sekitar 325 juta barel minyak melalui rencana aksi darurat pada Maret untuk mengatasi gangguan pasokan akibat perang Iran.

Masih ada sekitar 100 juta barel yang belum dilepas melalui rencana tersebut.

Fatih Birol mengatakan negara-negara anggota IEA masih memiliki stok darurat setara 1,1 miliar barel minyak. Jumlah tersebut termasuk lebih dari 200 juta barel solar.

“IEA siap melepaskan lebih banyak stok ini ke pasar jika dan ketika diperlukan,” kata Birol.

Artikel IEA Lepas Stok Solar, Harga Minyak Dunia Turun menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada Kamis pekan ini. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Jumat, (9/10/2026):

1. IEA Lepas Stok Solar, Harga Minyak Dunia Turun

Ilustrasi harga minyak dunia hari ini (Foto By AI)

Harga minyak dunia turun pada perdagangan Rabu setelah negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) sepakat memprioritaskan pelepasan stok solar untuk mengatasi lonjakan harga bahan bakar.

Mengutip CNBC, Kamis, 8 Oktober 2026, harga minyak Brent, yang menjadi patokan global, turun 38 sen menjadi US$ 100,20 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) turun US$ 1,16 menjadi US$ 88,28 per barel.

Direktur IEA Fatih Birol mengatakan negara anggota sepakat mendukung “prioritas pelepasan stok solar, sejauh memungkinkan, mengingat kondisi pasar solar yang saat ini ketat.”

Birol menyebut negara anggota IEA telah menggelontorkan sekitar 325 juta barel minyak melalui rencana aksi darurat pada Maret untuk mengatasi gangguan pasokan akibat perang Iran.

Masih ada sekitar 100 juta barel yang belum dilepas melalui rencana tersebut.

Fatih Birol mengatakan negara-negara anggota IEA masih memiliki stok darurat setara 1,1 miliar barel minyak. Jumlah tersebut termasuk lebih dari 200 juta barel solar.

“IEA siap melepaskan lebih banyak stok ini ke pasar jika dan ketika diperlukan,” kata Birol.

Berita selengkapnya baca di sini

2. Nekat Buka Usaha Usia 23 Tahun, Kini Berharta Rp 191 Triliun

Stephen Bisciotti. (Dok baltimoreravens)

Masa kecil yang serba terbatas dan kehilangan figur ayah tak lantas membuat Stephen Bisciotti menyerah pada nasib. Pria yang dibesarkan di Maryland, Amerika Serikat ini berhasil membuktikan bahwa ketekunan dan keberanian mengambil risiko mampu mengubah jalan hidupnya, dari anak yatim pekerja serabutan menjadi miliarder terpandang dunia.

Mengutip Baltimore Positive, Kamis (8/10/2026), kisah perjuangan Bisciotti berawal dari ujian berat saat ia baru berusia 8 tahun. Sang ayah, Bernard Bisciotti, berpulang akibat penyakit leukemia. Kejadian itu memaksa ibunya, Patricia, berjuang sendirian membesarkan Bisciotti dan saudara-saudaranya di tengah keterbatasan ekonomi.

Melihat ibunya memeras keringat, dorongan untuk mandiri tumbuh lebih cepat dalam diri Bisciotti. Ia tak canggung melakoni berbagai pekerjaan fisik sejak belia, mulai dari memotong rumput tetangga, menjadi petugas pompa bensin, hingga membangun dermaga kayu. Mental pantang menyerah ini terus ia bawa hingga berhasil menuntaskan studinya di Salisbury State University.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Resmi 8 Persen, Biaya Platform Ojol Masuk di Perpres Nomor 27 Tahun 2026

Ilustrasi ojek online (ojol). (Istimewa)

Biaya platform sebesar 8 persen untuk layanan ojek online (ojol) resmi masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, ketentuan biaya platform tersebut juga telah dituangkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) yang berlaku sejak 1 Juli 2026.

“Kami telah mengeluarkan Keputusan Menteri Perhubungan yang diberlakukan per tanggal 1 Juli kemarin, di mana salah satu yang paling ditunggu-tunggu—sebagaimana disampaikan oleh Presiden—bahwa pengaturan biaya platform 8 persen itu kami tuangkan di dalam Keputusan Menteri Perhubungan dan juga ada di dalam Perpres tersebut,” kata Dudy dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Selain biaya platform, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadi pihak yang mengatur tarif angkutan penumpang untuk ojol roda dua.

Dudy menjelaskan, pengaturan tarif tersebut nantinya menjadi salah satu rujukan bagi kementerian lain, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dalam mengatur layanan pengangkutan barang dan makanan.

Berita selengkapnya baca di sini

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya