INACRAFT October Vol. 5 2026 Usung Tema Techno Craft

INACRAFT October Vol. 5 2026 digelar 7-11 Oktober di JICC dengan tema Techno Craft, hadirkan 829 stan dan target 80.000 pengunjung.

oleh Ayu SrikhandiDiterbitkan 08 Oktober 2026, 12:43 WIB
INACRAFT October Vol. 5 2026. (dok. istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT), pameran kerajinan terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara, kembali menghadirkan sister event-nya, INACRAFT October Vol. 5 2026, pada 7-11 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Edisi kelima ini mengusung tema "Techno Craft" dan diprakarsai Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerja sama dengan Mediatama Event.

Sejalan dengan visi besar "From Smart Village to Global Market" serta komitmen ASEPHI menggerakkan regenerasi industri kerajinan Indonesia, konsep Youthpreneurs kembali dihadirkan. Konsep ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda memperkenalkan kreativitas dan inovasi Indonesia, sekaligus berperan aktif menjaga keberlanjutan industri kriya.


Techno Craft, Merangkai Tradisi dan Teknologi

INACRAFT October Vol. 5 2026. (dok. istimewa)

Tema "Techno Craft" menghadirkan gagasan tentang pertemuan antara kekayaan tradisi kerajinan Indonesia dengan perkembangan teknologi dan inovasi. Teknologi tidak ditempatkan sebagai pengganti keterampilan tangan dan kearifan lokal, melainkan sebagai sarana untuk memperkuat nilai, kualitas, fungsi, serta daya tarik produk kerajinan Indonesia.

Melalui pendekatan ini, kerajinan tradisional diharapkan terus berkembang tanpa kehilangan identitas dan karakter budayanya. Perpaduan kearifan lokal, keterampilan artisan, desain, dan teknologi diharapkan melahirkan karya yang relevan dengan kebutuhan masa kini sekaligus mampu bersaing di pasar global.


Sembilan Zona Hall dan Beragam Program

Untuk memudahkan pengunjung, ASEPHI mengkurasi peserta lewat pembagian zona berdasarkan jenis produk di sembilan area hall, yakni Main Lobby, Cendrawasih Hall & Promenade, Assembly Hall, Hall A & Lobby Hall A, Hall B & Lobby Hall B, serta area Talam INACRAFT di Mezzanine dan Hall B. Pameran ini juga diramaikan Insight Program INACRAFT, mulai dari Craft Talks & Workshop, Cultural Performance, Digital Lounge, hingga Craft Experience Spot.

ASEPHI turut menggelar ASEAN Business Forum bertema "Scaling Up ASEAN Gifts & Crafts: Sustainability and Market Access" dengan panelis dari berbagai kementerian dan lembaga, serta B2B Networking bersama 30 youthpreneurs terkurasi. Rangkaian acara dilengkapi ASEPHI Go Green Activity bersama Waste Hub Management, INACRAFT Appreciation Night, doorprize, kolaborasi dengan Kementerian PPPA untuk permainan tradisional anak, serta sosialisasi perlindungan merek dan Indikasi Geografis bersama DJKI Kementerian Hukum.

Lanjut Baca:

Pameran ini diikuti total 829 stan di lima hall JICC, terdiri dari 713 peserta individu/anggota ASEPHI, 85 stan dinas, 15 stan kementerian/BUMN, serta peserta luar negeri di area Main Lobby. Ada pula 18 island yang diisi BUMN dan lainnya, 69 peserta individu non-anggota, dan 59 peserta Talam. Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional dan global, panitia menargetkan 80.000 pengunjung, 120 potential buyers internasional, serta transaksi retail Rp100 miliar dengan kontrak dagang hingga USD2,7 juta. Para buyer diharapkan tidak hanya melirik produk eksportir anggota ASEPHI, tetapi juga karya 19 youthpreneurs yang berpartisipasi. ASEPHI juga mengagendakan penandatanganan MOU dengan BRIN, GNIK, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tegal, dan Universitas Indonesia. Memasuki usia ke-28, Bank Mandiri hadir sebagai sponsor utama untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan industri kreatif di era digital. Lewat Livin' Merchant, pelaku usaha bisa menerima pembayaran, mencatat penjualan, memantau stok, dan mengelola hasil penjualan, sementara peserta juga bisa mengajukan Kredit Usaha Rakyat, Kredit Usaha Mikro, dan Kredit SME dengan limit hingga Rp50 miliar. "Semangat 'Tumbuh Bersama Majukan Indonesia' kami wujudkan melalui kemudahan transaksi dan akses pembiayaan yang membantu perajin serta wirausaha muda mengembangkan usaha," ujar Regional CEO Bank Mandiri Wilayah IV/Jakarta 2 Nila Mayta. Pameran ini juga didukung TikTok Shop by Tokopedia, Pegadaian, Bukit Asam, BPDP, Filosofi Kopi, Pos Indonesia sebagai Official Logistic Partner, serta Alibaba.com sebagai mitra channel ekspor, dengan INACRAFT WAYFINDER sebagai platform digital navigasi area pameran bersama GoDigi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya