Siapa Saja yang Dapat Maung Garuda? Danantara: Tunggu 20 Oktober

Maung Garuda akan dibagikan serentak sebagai mobil dinas seluruh menteri dan wakil menteri. Danantara menyebut ada kejutan 20 Oktober.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 08 Oktober 2026, 08:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar saat menggunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas. (Instagram @cakiminow)

Liputan6.com, Jakarta - Kendaraan dinas operasional berupa Maung Garuda berwarna putih akan dibagikan secara serentak kepada seluruh menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Mobil buatan PT Pindad tersebut merupakan bagian dari proyek pengadaan kendaraan dinas sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Chief Technology Officer (CTO) Badan Pengelola Investasi Danantara Sigit Puji Santosa mengatakan penggunaan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas tidak hanya menyasar jajaran menteri dan wakil menteri. Kendaraan tersebut juga berpotensi digunakan pejabat negara lainnya.

Ketika ditanya mengenai perbedaan spesifikasi kendaraan untuk pejabat negara dengan mobil yang digunakan Presiden Prabowo Subianto, Sigit mengatakan terdapat sejumlah perbedaan.

"Spesifikasinya beda dong (dengan presiden), cukup banyak. Tapi nanti mungkin tunggu 20 Oktober ya, nanti akan ada kejutan," ungkapnya dikutip dari Antara, Kamis (8/10/2026).

Sigit memastikan seluruh menteri dan wakil menteri akan mendapatkan mobil dinas Maung Garuda.

“Bahkan lebih dari itu nanti," ucapnya.

Dengan demikian, penggunaan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas diperkirakan tidak hanya terbatas pada jajaran Kabinet Merah Putih.

 

Sejumlah Menteri Mulai Pakai Maung Garuda

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar saat menggunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas. (Instagram @cakiminow)

Penggunaan Maung Garuda sebagai mobil dinas mulai terlihat di lingkungan pemerintahan. Sejumlah menteri koordinator Kabinet Merah Putih dan beberapa pimpinan lembaga tercatat mulai menggunakan kendaraan buatan PT Pindad tersebut sejak 5 Oktober 2026.

Salah satunya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia telah menggunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas.

Meski demikian, Airlangga menyebut belum seluruh anggota Kabinet Merah Putih memperoleh fasilitas mobil dinas buatan PT Pindad tersebut.

Pernyataan Airlangga ini sejalan dengan penjelasan Sigit yang menyebut pembagian kendaraan dinas Maung Garuda kepada para menteri dan wakil menteri akan dilakukan secara serentak.

Penggunaan kendaraan buatan dalam negeri ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong pemanfaatan produk nasional, termasuk untuk kebutuhan kendaraan operasional pejabat negara.

Maung Garuda sendiri merupakan kendaraan produksi PT Pindad yang dikembangkan untuk kebutuhan kendaraan kenegaraan dan operasional.

 

Fitur Maung Garuda Menteri

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar saat menggunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas. (Instagram @cakiminow)

Maung Garuda yang digunakan sebagai kendaraan dinas para menteri memiliki bentuk dan sejumlah fitur yang kurang lebih serupa dengan Maung MV3 Garuda Limousine.

Meski demikian, terdapat perbedaan antara kendaraan yang digunakan para menteri dengan mobil kepresidenan. Salah satu perbedaannya terletak pada kelengkapan fitur.

Unit Maung Garuda yang disiapkan untuk para menteri tidak langsung dilengkapi sunroof seperti kendaraan kepresidenan.

Dengan pembagian kendaraan secara serentak, seluruh menteri dan wakil menteri nantinya akan menggunakan mobil dinas yang diproduksi PT Pindad tersebut.

Sigit juga memberikan sinyal bahwa penerima Maung Garuda kemungkinan lebih luas dari jajaran menteri dan wakil menteri. Namun, rincian mengenai siapa saja pejabat yang akan mendapatkan kendaraan tersebut masih menunggu pengumuman berikutnya.

Ia sebelumnya meminta publik menunggu hingga 20 Oktober 2026 karena akan ada “kejutan” terkait kendaraan dinas tersebut.

Penggunaan Maung Garuda juga menjadi perhatian karena kendaraan ini merupakan produk industri pertahanan dalam negeri yang kini diperluas pemanfaatannya untuk kebutuhan kendaraan dinas pemerintahan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya